3 Terdakwa Kasus PLTG Kaimana Terancam 20 Tahun Penjara

3 Terdakwa Kasus PLTG Kaimana Terancam 20 Tahun Penjara
Penyidik Polda Papua Barat dan Kejati Papua Barat saat memeriksa salah satu barang bukti yang disita dalam kasus PLTG di Polres Kaimana.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaimana melimpahkan  berkas perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pekerjaan pematangan lahan dan talut PLTG Kaimana ke Pengadilan Negeri Tipikor Manokwari.

“Tadi Jaksa Penuntut Umum Kejari Kaimana telah melimpahkan berkas perkara tersebut sekitar pukul 10.37 WIT,” ujar Kajari Kaimana, Sutrisno Margi Utomo SH MH,   pada pekerja pers di ruang kerjanya, Selasa (06/09/2020).

Kajari menyebut, terdakwa PT alias Honce diancam dengan berbagai pasal dalam UU pemberantasan Tipikor dan UU tindak pidana pencucian uang, sedangkan terdakwa CETW dan JSRM sejumlah pasal dalam UU pemberantasan Tipikor.

“Jadi, berdasarkan pasal yang dikenakan, mereka bertiga diancam dengan hukuman 20 tahun penjara,” jelas Kajari.

Hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat atas pekerjaan itu menunjukkan terdapat kerugian negara sebesar Rp. 1.793.851.488,22.

Temuan ini membuat tiga terdakwa tersebut dimejahijaukan.(yos)

Baca Juga :
Kejari Kaimana Kembalikan Barang Bukti Pencurian Kantor Distrik Kaimana