2 Tahun Tak Tangani Perkara Korupsi Bintuni, Kasipidsus : Kita Butuh Tenaga

2 Tahun Tak Tangani Perkara Korupsi Bintuni, Kasipidsus : Kita Butuh Tenaga

Kejari Teluk Bintuni belum menangani satu pun perkara dugaan korupsi sejak 2 tahun berada di Bintuni. Itu bukan tak ada dugaan yang terjadi, melainkan tidak adanya tenaga pembantu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Bintuni, Ramli Amana mengatakan, fungsi Pidsus mengalami kesulitan dan hambatan yang berpengaruh terhadap penanganan perkara, sehingga optimalisasi kegiatan yang bersifat khusus tidak terbantu.

“Kita kurang tenaga. Kami harap penambahan ada pegawai untuk isi bidang yang dibawahi Pidsus, agar ke depan kegiatan pulbaket, penyidikan dan bisa dilakukan,” ujarnya kemarin.

Menurutnya 2 tahun berdiri di Bintuni, hanya ada dua perkara yang ditangani Pidsus. Namun itu adalah perkara pelimpahan dari Kepolisian.

“Perkara pertama pelimpahan di 2019 sudah putus dan proses persidangan. Sedangkan perkara ke dua baru saja dikembalikan berkas pelimpahan tahap II,” ujarnya.

Untuk kegiatan Tipikor, mereka masih berkoordinasi dengan Pemda, Inspektorat dan juga OPD terkait.

“Memang butuh kerjasama elemen dan berbagai pihak terutama laporan pengaduan masyarakat,” ujarnya.

Dia lalu meminta masyarakat untuk turut berpartisipasi sebab masyarakat dinilai kurang dalam melaporkan kasus padahal masyarakat patut memantau itu.(njo)

Baca Juga :
Warga Kampung Sebyar Harap Pelayanan Water Taksi