Masyarakat Kampung Marsi Keluhkan Proyek Embung Tak Berfungsi

Masyarakat Kampung Marsi Keluhkan Proyek Embung Tak Berfungsi
Anggota MRPB, Ismael Watora (batik biru), didampingi Kepala Kampung Marsi, Rony Jaisona, meninjau embung di kampung itu.

Masyarakat Kampung Marsi, Distrik Kaimana, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, kecewa karena sumber air bersih tak bisa digunakan lagi untuk konsumsi sejak dibangun sekira empat tahun lalu.

Kepala Desa Marsi, Rony Jaisona mengatakan, proyek pembangunan embung itu dilaksanakan medio 2016 lalu oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Papua Provinsi Papua Barat.

“Katanya masyarakat akan langsung menerima manfaat setelah kontrak atau pekerjaan ini selesai. Kenyataannya, sampai hari ini kami tidak pernah merasakan manfaatnya, karena sama sekali tidak pernah berfungsi,” bebernya.

Menurutnya, instalasi pipa besi dari sumber air yang berjarak sekira 500 meter itu sudah dipasang hingga ke kampung, namun tak pernah berfungsi. Parahnya lagi, embung yang dibangun itu menutup jalur air yang sebelumnya berbentuk kali kecil.

“Mereka bangun bendungan ini justru menghalangi jalan air. Sehingga air yang harusnya mengalir dari sumbernya di atas tidak masuk ke embung, tapi mencari jalan lain hingga keluar di bagian bawah embung yang berada di luar,” jelasnya di hadapan Ismael Watora, anggota MRP Papua Barat yang sedang reses.

Dia menilai pembangunan embung tersebut bukan memberikan dampak positif seperti yang diharapkan masyarakat, tapi malah menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk konsumsi sehari-hari.

“Ini adalah satu-satunya sumber air bersih yang digunakan masyarakat di kampung ini. Sekarang airnya tidak bersih seperti dulu. Kami terpaksa berharap air hujan dan air sumur,” keluhnya.

Menanggapi itu, Ismael Watora mengatakan akan melanjutkan aspirasi warga ini ke Balai Pengairan Papua Barat.

“Jangan karena proyek berada di kampung yang jauh dari akses perkotaan, kemudian seenaknya saja dibangun tanpa memperhitungkan asas manfaat,” tandasnya.(yos)