Ketua Dekranasda Papua Barat Ingatkan Tugas Ketua Dekranasda Kabupaten

Ketua Dekranasda Papua Barat Ingatkan Tugas Ketua Dekranasda Kabupaten
Ketua Dekranasda Papua Barat, Ny Juliana A Mandacan-Kiriweno, melantik Ketua Dekranasda Manokwari, Ketua Dekranasda Manokwari Selatan, Ketua Dekranasda Pegunungan Arfak, dan Ketua Dekranasda Raja Ampat di Manokwari, 27 Februari 2021.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Papua Barat, Ny Juliana A Mandacan-Kiriweno, mengingatkan para ketua Dekranasda di kabupaten/kota untuk menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Mama Gub, sapaan akrabnya, mengatakan ini dalam pelantikan Ketua Dekranasda Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Raja Ampat di Manokwari, Sabtu (27/02/2021).

Jabatan ini secara ex officio dipegang oleh istri kepala daerah masing-masing, sedangkan para kepala bidangnya adalah pimpinan OPD-OPD terkait.

Para Ketua Dekranasda yang baru dilantik diminta untuk segera susun keanggotaan daerah masing-masing, lalu menyampaikannya ke Dekranasda Papua Barat.

“Selalu jalin koordinasi erat agar pembinaan perajin bisa maksimal,” ujar Mama Gub.

Mama Gub juga mengatakan Dekranasda Papua Barat di masa pandemi Covid-19 melaksanakan Program Dekranasda Peduli dengan memberikan bantuan bahan pokok dan stimulus untuk perajin. Kegiatan ini akan terus dilakukan di 2021 ini.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, sebagai Ketua Pembina Dekranasda papua Barat, Dominggus Mandacan, meminta para Ketua Pembina Dekranasda kabupaten sebagai Ketua Pembina Dekranasda kabupaten masing-masing, untuk mendukung semua program Dekranasda.

Gubernur juga meminta Dekranasda membuat buat program-program strategis untuk meningkatkan kesejahteraan perajin, khususnya OAP, serta tampil berkarya di tingkat nasional bahkan internasional.

Dekranasda Papua Barat, bersama Dekranasda sejumlah provinsi lainnya, ikut serta di pameran kerajinan internasional di Berlin, Jerman, pada 2019 lalu.(dixie)

Baca Juga :
Wabup Terpilih Manokwari Selatan Tak Mau Berandai-andai Soal Putusan MK