“Suanggi? Iman Kita Sebesar Biji Apa? Sesawi kah?”

(Kiri ke kanan depan) Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Ketua Majelis Umum GPKAI, Pdt Daniel Sukan MTh, dalam pelantikan Majelis Daerah (MD) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Testega, dan peluncuran buku Suku Besar Arfak Dalam Rencana Keselamatan Allah, 12 Maret 2021.

Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi, mengingatkan masyarakat untuk selalu berjalan dalam terang iman Yesus Kristus, tidak lagi di kegelapan.

“Jangan sedikit-sedikit selalu suanggi (setan. red), suanggi, suanggi. Iman kita sebesar biji apa? Sesawi kah?” ujar Bupati dalam pelantikan Majelis Daerah (MD) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Testega, dan peluncuran buku Suku Besar Arfak Dalam Rencana Keselamatan Allah, Jumat (12/03/2021).

Bupati menegaskan hidup mati kita ada di dalam tangan Tuhan, karena kita semua hidup sementara di dunia ini. “Jangan ada anggota keluarg ameninggal lalu kita persoalkan (karena suanggi),” pesan Bupati dalam pelantikan yang dilakukan Ketua Majelis Umum GPKAI, Pdt Daniel Sukan MTh, itu.

Bupati lalu mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama membangun Pegunungan Arfak sesuai kapasitas masing-masing. “Mana tugas dan tanggungjawab pemerintah, dewan adat, lembaga masyarakat adat, lembaga keagamaan. (Jika) ada masalah, kita duduk sama-sama selesaikan masalah,” ajak Bupati.

GUBERNUR

Hal senada dikatakan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Seperti Pak Bupati bilang, kita sudah di terang. Jangan di gelap lagi. Melangkah ke depan, jangan mundur lagi,” imbau Gubernur.

Gubernur menegaskan tak lagi percaya Suanggi. Yang ada mungkin racun dari tanaman atau parang yang semestinya untuk berkebun lalu disalahgunakan untuk membunuh.

“Jangan lagi itu. Tuhan sudah beri terang bagi kita. Kalau ada masalah adat, jangan antar kampung angkat parang dan panah. Selesaikan dalam kasih Yesus Kristus. Kita sudah di terang,” tandas Gubernur.

Gubernur dalam kunjungan ke Testega didampingi Asisten II Papua Barat, Melkias Werinussa, Kadis Pendidikan, Barnabas Dowansiba, dan Karo Adminstrasi Pempinan Setda Papua Barat Yohanes Nauw.(dixie)