Hadang Gubernur, Masyarakat Puluhan Kampung Pegunungan Arfak Minta Jalan

Masyarakat dari puluhan kampung menghentikan rombongan kendaraan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) Yosias Saroi, di sejumlah lokasi, Sabtu (13/03/2021).

Permintaan mereka sama: segera buat jalan ke kampung mereka.

Permintaan itu diajukan masyarakat Kampung Bomoi dan Adbowma yang minta Pemprov dan Pemkab Pegaf segera buka jalan dari Gunung Yoomfa ke Kampung Bomoi.

Aspirasi serupa disampaikan masyarakat Kampung Iranmeba, Gedeira, Dendameih, Tomsir, Cigera, dan gereja Lahai Roy Iranmeba, Elion Dendameih, Matius Dumsir, Elohim Hugemod, dan Jhonmarkus Cigera.

Menjawab tuntutan tersebut, Bupati Pegaf menyatakan pembuatan jalan kampung adalah tanggungjawab Pemkab Pegaf. Dia menegaskan akan menjawab tuntutan masyarakat tersebut dengan memasukkannya ke dalam APBD Perubahan 2021 kabupaten baru tersebut.

Bupati yang terpilih kembali dalam Pilkada 2020 itu lalu menjelaskan singkat berbagai jenis jalan sesuai tanggungjawab pemerintah masing-masing.

“Ada jalan nasional yang tanggungjawab pemerintah pusat, ada jalan provinsi yang menghubungkan kabupaten ke kabupaten atau kota tanggungjawab pemerintah provinsi, dan jalan dari distrik ke kampung itu tanggungjawab pemerintah kabupaten,” jelas Bupati, lalu meminta masyarakat untuk membuka palang.

Sementara itu, Gubernur mengatakan perlu waktu untuk bisa merealisasikan pembangunan di segala sektor.

Gubernur juga mengatakan Pemprov berencana mendirikan satu lagi fasilitas pembakaran aspal di Kabupaten Pegaf, agar pembangunan infrastruktur jalan bisa lebih cepat terealisasi.(dixie)

Baca Juga :
Gubernur Harap Bantuan Perikanan di Distrik Amberbaken Tingkatkan Perekonomian Masyarakat