Tiga Faktor Ini Bikin Lansia Papua Barat Relatif Enggan Vaksinasi Covid 19

Tiga Faktor Ini Bikin Lansia Papua Barat Relatif Enggan Vaksinasi Covid 19
Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorrongan.

Ada tiga faktor yang membuat masyarakat lanjut usia (Lansia) enggan vaksinasi Covid 19.

Pertama, terpengaruh info tak benar di media sosial soal efek samping vaksinasi, kedua memang ada masyarakat lansia yang belum bersedia, dan ketiga faktor jarak tempat tinggal lansia ke lokasi vaksinasi.

“Itu tiga sebab utama. Lansia kan harus ada yang antar atau dampingi untuk pergi ke lokasi vaksinasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorrongan.

Kepala Dinas Kersehatan Papua Barat mengatakan ini menjawab papuakini di sela peletakan batu pertama pembangunan perumahan ASN dan P3K Pemprov Papua Barat di kawasan Andai, Manokwari, , Selasa (18/05/2021).

Untuk itu, instansinya terus memberi pemahaman pada masyarakat bahwa vaksinasi adalah aman, dan dilakukan bukan cuma di seluruh Indonesia tapi di seluruh dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya, tingkat vaksinasi lansia di Papua Barat masih minim. Data per 17 Mei 2021 menunjukkan dari 30.722 lansia yang ditargetkan, baru 1560 yang divaksinasi dosis pertama dan 970 di dosis kedua.

Sebelumnya, di kegiatan sama, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, kembali mengingatkan pejabat harus jadi contoh dan teladan, termasuk dalam hal vaksinasi Covid 19.

Gubernur mengingatkan bahwa jika pemipin tak vaksinasi, maka masyarakat cenderung juga tak akan vaksinasi.

“Jadi harus jadi panutan dengan divaksinasi, kecuali memang tak boleh karena alasan medis atas saran dokter,” tutur Gubernur Papua Barat.(dixie)

Baca Juga :
Pemprov Papua Barat Larang Transit Barang, Jasa, dan Jenazah di Bandara