Gubernur Papua Barat Lulus Cum Laude S2, Sandang Gelar MSi

Gubernur Papua Barat Lulus Cum Laude S2, Sandang Gelar MSi
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat ujian akhir Program Magister Keuangan Daerah, kerjasama Pemprov Papua Barat dengan Universitas Cendrawasih dan Universitas Papua, 18 Agustus 2021.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, berhasil mempertahankan tesis bertajuk Analisis Kebijakan Refocusing dan Realokasi Anggaran di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat)’.

Tesis ini dipertahankan Gubernur Papua Barat dalam ujian akhir secara virtual di hadapan lima penguji di ruang rapat gubernur, Rabu (18/08/2021).

Hasilnya, Gubernur Papua Barat diyudisium lulus Dengan Pujian (Cum Laude) karena meraih nilai di atas 90.

Dengan kelulusan ini maka Gubernur Papua Barat berhak menyandang gelar Magister Sains (MSi) dalam hal keuangan daerah.

“Terima kasih pada semua pihak, terutama keluarga, istri dan anak-anak, yang selalu mendorong dan mendukung,” ujar Gubernur Papua Barat menjawab pekerja pers usai ujian yang digelar mulai pukul 10.00 sampai 12.10 WIT ini.

Gubernur Papua Barat merupakan salah satu dari 67 mahasiswa yang ikut dalam Program Magister Keuangan Daerah, kerjasama Universitas Cendrawasih (Uncen), Universitas Papua, dan Pemprov Papua Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, ujian akhir digelar setelah Gubernur Papua Barat menjalani kuliah tatap muka dan virtual, kemudian seminar proposal pada 12 April 2021, disusul seminar hasil proposal pada 13 Agustus 2021.

Pada 13 Agustus 2021 itu juga digelar seminar hasil proposal untuk Ny Juliana A Mandacan Kiriweno.

Gubernur Papua Barat berharap para mahasiswa lainnya juga bisa secepatnya menyelesaikan studi S2 mereka, karena masih ada yang belum seminar proposal maupun seminar hasil proposal.

Belum diketahui pasti kapan Gubernur Papua Barat akan diwisuda di Universitas Cendrawasih di Jayapura. Meski begitu, ada kemungkinan wisuda bisa dijalani 26 Agustus 2021 nanti. Jika lewat, maka wisuda akan digelar medio November.

Saat ditanya apakah akan melanjutkan studi ke S3, Gubernur Papua Barat menyatakan ada keinginan itu. “Pendidikan tidak kenal usia. Kita lihat tingkat kesibukan. Kita yang tua-tua ini jangan kalah dari yang muda-muda. Sebaliknya, yang muda-muda juga jadi pendorong pada kita yang tua-tua ini. Ada kemungkinan ambil S3,” beber Guberur Papua Barat.

Baca Juga :
Pelantikan Pengurus BKSAUA Papua Barat 2018-2023

Sementara itu, Dosen Pembimbing II Gubernur Papua Barat dalam studi S2 ini, Lillyani M Orisu SE MSc, menyatakan Gubernur Papua Barat dengan lancar mempresentasikan tesisnya, dan menjawab semua pertanyaan dosen penguji lengkap dengan contoh-contoh.

“Maklum, beliau yang jalani sendiri. Salah satu dosen juga memberi masukan agar Gubernur melanjutkan penelitian ini untuk studi S3,” ungkap Lillyani M Orisu.(dixie)