Papua Barat Terbaik Penanganan Covid-19, Pangdam XVIII Kasuari Terima Kasih

Papua Barat Terbaik Penanganan Covid-19, Pangdam XVIII Kasuari Terima Kasih
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, dalam Bakti Sosial dan Vaksinasi 31 Tahun Pengabdian TNI - Polri Akabri 90 di kompleks Pasar Wosi, Manokwari, 31 Agustus 2021.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, berterima kasih pada seluruh elemen masyarakat Papua Barat karena berhasil membuat penanganan pandemi Covid-19 sebagai yang terbaik di Indonesia, sebagaimana terungkap dalam kunjunga Kapolri dan Panglima TNI ke Papua Barat akhir pekan lalu.

“Ini karena masyarakat sadar dan berperan besar dalam menjaga keselamatan diri dan orang lain. Jangan kita selamat tapi saudara kita tak selamat,” ujar Pangdam XVIII/Kasuari.

Pangdam XVIII/Kasuari mengatakan ini dalam Bakti Sosial dan Vaksinasi 31 Tahun Pengabdian TNI – Polri Akabri 90 di kompleks Pasar Wosi, Manokwari, Selasa (31/08/2021).

Kegiatan ini dihadiri, antara lain, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Wakapolda Papua Barat, Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin, Kepala BIN Papua Barat, Brigjen TNI Vincentius Bayu Sasetiyo, dan Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Pol Rudi Hartono.

Selain vaksinasi yang ditargetkan untuk 1000 warga ini, kegiatan bertema Berbakti Untuk Negeri, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, ini dibarengi pembagian bantuan bahan pokok untuk masyarakat.

“Sebagai sesama anak bangsa harus memiliki rasa saling menolong, saling membantu sesama,” ingat Pangdam XVIII/Kasuari.

Pangdam XVIII/Kasuari kemudian mengatakan kebanyakan Akabri angkatan 90 jadi pejabat di Papua Barat, seperti Kapolda, Pangkoarmada III, Kepala BNN, dan sejumlah pejabat lainnya.

“Ini rencana Tuhan. Kebetulan semua jadi pejabat untuk mengabdi dengan tulus dan ikhlas di Papua Barat,” tegas Pangdam XVIII/Kasuari, yang juga Ketua Akabri Angkatan 90.

Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan saat ini kita sedang menghadapi musuh yang namanya virus Covid-19. Musuh itu bisa kita halang, antara lain, melalui vaksinasi.

“Mari ajak anak, keluarga, saudara yang belum divaksin untuk divaksinasi. Usia 12 tahun ke atas sudah bisa divaksinasi,” ajak Pangdam XVIII/Kasuari.

Baca Juga :
Wakil Allah di Dunia, Harus Patuh dan Laksanakan Anjuran Pemerintah

Pangdam XVIII Kasuari juga mengatakan Gubernur Papua Barat sudah melaunching Merdeka Belajar dan Merdeka Kuliah agar proses belajar mengajar tatap muka bisa kembali digelar.(dixie)