Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Kaimana Doakan Tenaga Medis

Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Kaimana Doakan Tenaga Medis
Gubernur Papua Barat, Bupati Kaimana, Tangan Kasih, vaksinasi, Covid 19, bantuan Covid 19, Freddy Thie, Kapolres Kaimana, I Ketut Widiarta, Dandim 1804 Kaimana, Chairi Suhanda, Kajari Kaimana, Wahyudi Eko Husodo, Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII Kasuari, Kepala BIN Papua Barat, stimulus UKM, santunan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan bapok,

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak seluruh umat beragama mendoakan tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19 di Papua Barat.

“Saya ajak kita semua sesuai keyakinan dan kepercayaan agama kita masing-masing, mari kita tetap berdoa dan dukung para dokter, mantri, suster dan Satgas Covid-19, sehingga Tuhan dengar dan jawab doa kita,” ujar Gubernur Papua Barat, Rabu (01/09/2021).

Gubernur Papua Barat mengatakan itu saat meninjau vaksinasi massal Covid-19 bagi masyarakat dan pelajar di Kaimana di Gedung Pertemuan Krooy.

Gubernur Papua Barat dalam peninjauan ini didampingi, antara lain, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, Kepala BIN Papua Barat, Brigjen TNI Vincentius Bayu Sasetiyo.

“Dengan doa, kita juga berharap Papua barat dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa menjadi daerah hijau dan bisa bebas dari pandemi Covid-19. Ini tanggungjawab kita bersama,” tutur Gubernur Papua Barat dalam vaksinasi yang diikuti ratusan masyarakat itu.

MEDSOS

Gubernur Papua Barat kemudian mengingatkan warga untuk tidak mempercayai kabar-kabar di media sosial (medsos) tentang vaksinasi yang tak bisa dipercaya kebenarannya.

Informasi terkait vaksinasi Covid-19 baiknya didengar dari pemerintah melalui petugas-petugas medis yang melakukan sosialisasi.

Masyarakat juga diminta untuk tidak perlu takut vaksinasi Covid-19 karena hal itu untuk menambah daya tahan tubuh.

“Saya sudah vaksin dosis pertama pada 3 Maret 2021 bersama Pak Kapolda dan Forkopimda. Dilanjutkan dengan vaksin dosis kedua pada 31 Maret 2021,” ungkap Gubernur Papua Barat.(yos)

Baca Juga :
Tahun Ini Kaimana Prioritas Guru Kontrak S1