Masyarakat Apresiasi Aksi Heroik Anggota Kodim Manokwari

Masyarakat Apresiasi Aksi Heroik Anggota Kodim Manokwari
Anggota Kodim 1801 Manokwari menurunkan bendera Bintang Kejora yang berkibar di sebuah tower di kawasan Gunung Meja, Manokwari, 19 Oktober 2021. (Foto: ist/Kodim Manokwari.)

Bendera Bintang Kejora tampak sempat berkibar di tower site MWR002 Taman Wisata Alam Gunung Meja, Kampung Ayambori, Susweni, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari,Provinsi Papua Barat, Selasa (19/10/2021).

Hal tersebut dilaporkan masyarakat sekitar ke Kepolisian dan Kodim/1801.

Tanpa menunggu waktu, seorang anggota Kodim 1801/Manokwari, tanpa menggunakan alat pengaman apa pun, naik ke puncak Tower untuk menurunkan bendera tersebut. Setibanya di bawah, dia disambut dengan tepukan meriah masyarakat.

Masyarakat kagum dengan prajurit Kodim Manokwari yang berhasil memanjat tower dan menurunkan bendera tersebut.

Dandim 1801/Manokwari, Kolonel Airlangga menyampaikan, tanggapan masyarakat dengan melaporkan peristiwa itu menunjukan masyarakat sangat tidak respek dengan pengibaran bendera Bintang Kejora di wilayahnya.

Pengibaran bendera Bintang Kejora tersebut hanya bagian skenario propaganda yang hanya untuk diambil videonya untuk disebar di Medsos, alias cara-cara lama yang memang menjadi kebiasaan kelompok tersebut.

“Syukur bahwa masyarakat tidak terpengaruh , apalagi mendukung. Terbukti justru masyarakat yang melaporkan adanya pengibaran bendera tersebut, serta sambutan tepuk tangan dari masyarakat begitu prajurit Kodim Manokwari berhasil menurunkan bendera tersebut. Terima kasih pada masyarakat yang sudah memberikan dukungannya, dan sadar dengan penolakan aksi pengibaran bendera Bintang Kejora,” ujar Dandim 1801/Manokwari dalamn keterangan tertulis yang diterima papuakini.

Seorang warga yang menyaksikan penurunan bendera tersebut, yang sebelumnya melaporkan ke Kodim Manokwari, menyatakan sudah bosan dengan aksi-aksi pengibaran bendera tersebut.

“Ini bukan aksi yang pertama. Kelompok mencoba mengibarkan bendera diam-diam. Tidak ada manfaatnya untuk rakyat Papua. Berhentilah bermimpi. Marilah sama-sama membangun Papua,” ungkap warga itu.(*)

Baca Juga :
Keluarga Toraja Kembali Diingatkan Tahan Diri Terkait Kasus Pembunuhan Rima Boro