Bupati Teluk Wondama Ingin Dekatkan Pasar ke Petani

Bupati Teluk Wondama Ingin Dekatkan Pasar ke Petani
Bupati Teluk Wondama, Ir Hendrik Syake Mambor MM.

Bupati Teluk Wondama, Ir Hendrik Syake Mambor MM, ingin mendekatkan pasar ke petani sebagai salah satu upaya untuk membuat kabupaten itu ke luar dari cap kemiskinan ekstrem.

Salah satu caranya adalah dengan menetapkan pelabuhan Sorong sebagai pintu ke luar terpusat komoditas jagung seluruh kabupaten/kota di Papua Barat.

“Saya mau usulkan ini ke Bapa Gubernur (Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, red), sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, agar jarak jangkauan rantai pemasaran produk jagung lebih pendek ketimbang langsung ke luar daerah,” ujar Bupati Teluk Wondama, menjawab papuakini, 19 Maret 2022.

Jagung menjadi pertimbangan karena melihat Presiden Joko Widodo menanam jagung di Aimas, Kabupaten Sorong, saat berkunjung ke Papua Barat beberapa waktu lalu, dan Gubernur di Prafi, Manokwari.

Terkait itu, Pemkab Teluk Wondama memutuskan mengalokasikan dana untuk petani mulai dari penanaman sampai pemasaran. “Kami sediakan dananya. Petani tinggal di tempat terima uang hak mereka,” ungkap Bupati Teluk Wondama.

Upaya ini diharapkan bisa menjawab salah satu parameter kemiskinan ekstrem oleh pemerintah pusat, yaitu tiap KK ada uang Rp812 ribu per bulan.

Pemasaran terpusat itu juga bisa membantu program Tol Laut yang selama ini relatif hampir selalu kosong dalam pelayaran pulang.

Hal lain yang akan dilakukan untuk menangani kemiskinan ekstrem itu adalah pembangunan rumah permanen untuk masyarakat miskin. “Mulai dari lantai sampai atap seng. Tipe 45,” jelas Bupati Teluk Wondama.

Terkait pasokan listrik, yang juga jadi salah satu parameter kemiskinan esktrem, Bupati Teluk Wondama juga minta dukungan Gubernur Papua Barat.

Bupati Teluk Wondama mencontohkan enam fasilitas listrik tenaga surya program pemerintah pusat melalui Indonesia Terang yang sampai saat ini belum berfungsi.

Baca Juga :
NasDem Nilai Good Governance Wondama Masih Jauh

“Sudah konsultasi ke PLN Manokwari tapi sampai saat ini belum terjawab,” tandas Bupati Teluk Wondama.(dixie)