Ojek Online OPPA Karya Anak Papua Segera Operasi di Manokwari

Ojek Online OPPA Karya Anak Papua Segera Operasi di Manokwari
Perprama Manokwari dalam pertemuan dengan Direktur Utama PT GoPAPUA Cartenz Sistegra sebagai pembuat aplikasi OPPA, Novie Marani (kiri bawah), dan Ketua Perprama Manokwari, Charlos Maryen (kanan bawah), 06 April 2022.

Kabar gembira. Satu lagi aplikasi ojek online akan hadir di Manokwari. Namanya OPPA, singkatan dari Orang Papua Punya Aplikasi.

Menurut Direktur Utama PT GoPAPUA Cartenz Sistegra, Novie Marani, OPPA merupakan aplikasi karya anak Papua melalui perusahaan yang ada di Manokwari ini.

“Kami rencananya akan uji coba aplikasi OPPA di Manokwari pada Sabtu 09 April 2022,” ujar Novie Marani menjawab papuakini, 06 April 2022.

Jika uji coba itu sukses, maka OPPA akan resmi diluncurkan pada 29 April 2022.

“Untuk itu, sebagai perusahaan lokal, kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, dan Pemerintah Provinsi,” ungkap Novie Marani.

OPPA ke depannya akan dikembangkan menjadi superapp seperti GoJek dan Grab, bahkan Traveloka, sehingga bukan cuma dalam sektor transportasi kendaraan bermotor saja, tapi juga ke sektor-sektor lainnya.

Aplikasi OPPA dikatakan akan tersedia di Google PlayStore dalam beberapa hari ke depan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelumnya sudah ada aplikasi ojek online bernama Oke Jack. Aplikasi itu diluncurkan Bupati Manokwari kala itu, (Alm) Demas Paulus Mandacan, pada 22 Maret 2019.

Sementara itu, Ketua Perprama, Charlos Maryen, mengapresiasi pengembang aplikasi OPPA karena mensosialisasikannya pada Perprama.

Dia menegaskan aplikasi OPPA merupakan tuntutan kebutuhan jaman yang harus diikuti.

Terkait itu, nantinya akan ada anggota Perprama yang menggunakan aplikasi OPPA, dan ada juga. Pasalnya, ada anggota yang belum paham teknologi ponsel dengan sistem operasi Android.

“Jadi yang paham teknologi online menggunakan aplikasi OPPA, sedangkan yang tidak tetap memberi layanan secara offline,” jelas Charlos Maryen.

Saat ini ada sekira 4700 anggota Perprama yang teregistrasi. Dari jumlah itu sekira 40% di antaranya akan direktur untuk menggunakan aplikasi OPPA.(dixie)