Rumah Produksi Abon Ikan dan Pabrik Mini Pakan Ternak Ayam Diresmikan

Rumah Produksi Abon Ikan dan Pabrik Mini Pakan Ternak Ayam Diresmikan
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Rut W Eka Trisilowati (ketiga kiri), dalam peresmian Pabrik Mini Pakan Ternak Ayam, 20 April 2022. (Foto: Ist/BI Papua Barat.)

Upaya optimalisasi sinergi dengan pihak-pihak terkait dalam mengoptimalkan program pengembangan ekonomi masyarakat di Papua Barat terus dilakukan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Papua Barat.

Dua yang teranyar adalah pembangunan rumah produksi abon ikan di Kota Sorong dan peresmian pabrik mini pakan ternak ayam.

Siaran pers BI Papua Barat yang diterima papuakini 20 April 202 menyebutkan, sejak Juli 2019 BI Papua Barat melakukan program pendampingan kepada kelompok mama-mama Papua Miareto di Jalan Sawo, Klademak II Pantai, Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong.

Rumah produksi abon ikan sendiri merupakan tindak lanjut dari proses pendampingan BI Papua Barat terhadap UMKM yang dibina melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Rumah produksi abon akan menjadi kesatuan yang terintegrasi antara proses produksi hingga pemasaran melalui display langsung produk hasil olahan sesuai dengan roadmap pengembangan UMKM Bank Indonesia dari hulu ke hilir.

Selain itu, dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi daerah dan pengendalian inflasi di Papua Barat, BI Papua Barat juga melakukan pengembangan klaster pangan komoditas volatile food ayam pedaging di Kabupaten Sorong.

Sebagai salah satu penguatan rantai nilai (value chain) klaster dimaksud, dan telah disepakati sebagai program sinergi antar lembaga, BI Papua Barat memberikan dukungan di sisi hulu dengan fasilitasi sarana berupa revitalisasi mesin pakan ternak milik Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sorong.

“Pekerjaan revitalisasi tersebut telah selesai dilaksanakan dan akan dilanjutkan dengan operasionalisasi Pabrik Pakan Ternak Mini,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Rut W Eka Trisilowati.

Pabrik pakan itu diharapkan mampu memproduksi pakan ternak ayam pedaging dengan biaya yg lebih efisien dan lebih terintegrasi dengan sumber bahan bakunya.

Baca Juga :
Bankir dan Pekerja Pers Manokwari Ikut Peduli Bencana NTT

“Sinergitas antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, kementerian/lembaga terkait lainnya terus diperkuat agar dapat menjadikan UMKM Papua Barat yang lebih mandiri,” tutur Rut W Eka Trisilowati.

Rut W Eka Trisilowati kemudian menegaskan BI Papua Barat akan senantiasa hadir mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM.(*/dixie)