Ngeri, Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas Manokwari, Mansel, Pegaf, Papua Barat Capai 10 M

Ngeri, Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas Manokwari, Mansel, Pegaf, Papua Barat Capai 10 M
Kepala UPT Samsat Manokwari, Septinus Ullo SH MSi.

Akumulasi tunggakan pajak kendaraan bermotor kendaraan dinas di Pemprov Papua Barat, Kabupaten Manokwari, Kabupaten Mansel (Manokwari Selatan), Kabupaten Pegaf (Pegunungan Arfak) mencapai Rp10 M.

Jumlah ini diungkapkan Kepala UPT Samsat Manokwari, Septinus Ullo SH MSi, pada papuakini di ruang kerjanya, Kamis, 08 September 2022.

“Pegaf 2 M lebih (bukan 4 M seperti ditulis sebelumnya), Mansel 1 M, Papua Barat 4 M lebih,” tutur Septinus Ullo tanpa menyebut berapa tunggakan di Manokwari.

Tunggakan itu usianya ada yang sudah di atas 10 tahun, 7 tahun, dan 3 tahun dengan jumlah lebih dari 200 kendaraan.

Kepala UPT Samsat Manokwari meminta para kepala daerah dan Sekda masing-masing, termasuk Sekda dan Penjabat Gubernur Papua Barat, untuk menseriusi dan membayar tunggakan ini.

“Kami sudah surati bulan lalu tapi sampai detik ini belum ada jawaban,” ungkap Septinus Ullo.

Septinus Ullo sangat berharap kesempatan pemutihan pengurangan tunggakan pajak bermotor dari Pemprov Papua Barat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masing-masing pemerintah daerah.

“Kita tagih masyarakat biasa untuk bayar pajak bisa, lalu kenapa kita pemerintah daerah tak taat bayar pajak?” tanya Kepala UPT Samsat Manokwari.

Apalagi, ingat Septinus Ullo, pembayaran pajak kendaraan itu bisa dikata semacam numpang lewat saja, karena nanti akan kembali ke daerah masing-masing sebagai dana bagi hasil yang bisa digunakan untuk terus membangun daerah masing-masing.(dixie)

Catatan: 

1. Dalam rekaman disebutkan bahwa tunggakan Kabupaten Pegaf 4 M lebih.

2. Sebelumnya tertulis Septinus Ullo SH MSi sebagai Plt Kepala UPT Samsat Manokwari, semestinya Kepala UPT Samsat Manokwari. Atas kekeliruan Redaksi meminta maaf.

Baca Juga :
Kasat Reskrim: Jalur Kekeluargaan Butuh Perda