Lantik Pimpinan MRPB, Pj Gubernur Papua Barat Ingatkan Primus Inter Pares

Penjabat Gubernur Papua Barat, Drs H Ali Baham Temongmere MTP, mengingatkan prinsip kesetaraan dalam pelaksanaan tugas Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

“Walau pun jabatan atau lembaga ini disebut yang dimuliakan, tetapi dalam penyelenggaran pemerintahan tetap ada kesetaraan. Walau pun namanya dimuliakan tetapi tetap setara,” ujar Ali Baham Temongmere.

Ini dikatakan Penjabat Gubernur Papua Barat kala melantik pimpinan MRPB, masing-masing Judson Ferdinandus Waprak sebagai Ketua MRPB, dan Maxsi Nelson Ahoren SE serta Fransina Versila Hindom SSos sebagai Wakil Ketua MRP Papua Barat, di Auditorium PKK Papau Barat, Manokwari, 24 Januari 2024.

Penjabat Gubernur Papua Barat juga mengatakan lembaga apapun di republik ini semua ada batas-batas kewenangannya. Bahwa dalam pemerintahan, walaupun katakanlah sesama Forkopmda, tetapi yang melantik adalah penjabat gubernur mewakili bapa presiden dan Mendagri

“Inilah yang disebut dalam pemerintahan sebagai primus inter pares. Bahwa di antara yang kuat itu pasti ada satu, di antara yang tinggi itu ada satu yang harus lebih tinggi, kalau semua tinggi sama maka tidak ada yang bisa memimpin pemerintahan, memimpin masyarakat. Oleh karena itu, mari kita saling menjaga kesetaraan dengan saling menghormati saling kolaborasi saling koordinasi dan saling integrasi,” ajak Ali Baham Temongmere dan pelantikan yang turut dihadiri Kepala Suku Besar Arfak, Drs Dominggus Mandacan MSi,

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Papua Barat bersyukur karena bisa melantik pimpinan MRPB dalam masa jabatannya. Dia berharap MRPB senantiasa membangun kerjasama dan saling menghargai dengan Forkopimda Papua Barat dan pemerintah pusat.(dixie)