Peluncuran buku Alkitab dan Konservasi Alam karya Prof Dr Sepus M Fatem dan Pdt Dr Anthon Rumbewas di Gereja GKI Petrus Amban, Manokwari, Selasa 10 Februari 2026 mewarnai rangkaian syukuran HUT 171 Pekabaran Injil di Tanah Papua.
Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, menilai peluncuran buku yang dilakukan sinambung dalam Dialog Pembangunan dan Seminar tersebut sejalan dengan Papua Barat yang memiliki kekayaan hutan hujan tropis dan keanekaragaman hayati tinggi.
Gubernur Papua Barat menegaskan penjagaan alam bukan hanya tanggung jawab ekologis, tapi juga panggilan iman di mana pembangunan harus seimbang dengan pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Gubernur Papua Barat juga mengingatkan nubuat Domine IS Kijne di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, tentang kebangkitan orang Papua untuk memimpin dirinya sendiri yang pada intinya menyampaikan pesan tentang kejujuran, kesetiaan, dan ketaatan pada nilai-nilai moral.
“Pembangunan bukan semata fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang berakar pada nilai iman dan kearifan lokal,” pesan Dominggus Mandacan.
Gubernur Papua Barat juga menilai dialog yang mempertemukan tiga pilar utama, yaitu gereja, pemerintah, dan masyarakat adat, bermakna strategis terutama dalam mendukung implementasi Otonomi Khusus Papua Jilid II, karena sinergitas tiga unsur tersebut penting untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan bersifat adil, humanis, berkelanjutan, serta menghormati hak-hak masyarakat adat. (*)
Click here to preview your posts with PRO themes ››

