Staf Kemenlu Vanuatu Puji Pilkada PB

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau, bersama Nikolas Simeon (tengah) dan Merry Nola Va'avau, dari Pacific Island Forum, di kantor gubernur PB, Rabu (15/2).

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Papua Barat (PB) turut jadi perhatian Republik Vanuatu dan Pacific Islands Forum. Perwakilan mereka hadir memantau langsung proses pemungutan suara, khususnya di Manokwari, Rabu (15/2).

Lalu apa tanggapan mereka terhadap Pilgub PB?

“Sangat bagus. Kami senang melihatnya. Sangat demokratis,” ujar perwakilan Kementerian Luar Negeri Vanuatu, Sumbue Antas, menjawab pertanyaan wartawan, usai mengikuti pantauan Pejabat Gubernur Papua Barat, Drs Eko Subowo, ke empat TPS di Manokwari.

Sumbue Antas dari Kemenlu Vanuatu (ketiga dari kiri) di TPS 06 Marampa, Rabu (15/2).

Sayangnya, Merry Nola Va’avau, dari Pacific Island Forum, enggan menjawab pertanyaan wartawan soal kesannya selama pemantauan ini. Dia selalu menunjuk ke Sumbue untuk memberi pernyataan.

Pacific Islands Forum adalah organisasi antar pemerintah. Ada 18 negara anggotanya, yaitu Australia, Cook Islands, Fiji, French Polynesia, Kiribati, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Palau, Selandia Baru, Papua Nugini, Samoa, Solomon Islands, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu.

Sementara itu, Nikolas Simeon, warga Papua yang mendampingi mereka mengatakan, selama beberapa hari di Papua Barat, mereka melihat langsung situasi di sini.

“Mereka bisa lihat langsung bahwa kerap kabar-kabar yang muncul, khususnya yang beredar di media sosial, sama sekali tidak benar. Mereka pun mengakuinya. Mereka mengatakan ini negara ynag sangat damai,” tutur Simeon yang mengaku 49 tahun melanglang buana keluar dari Tanah Papua itu.

Dia lalu berpesan pada warga Tanah Papua untuk belajar keras untuk meningkatkan SDM dan kemampuan, agar benar-benar bisa bersaing. “Banyak yang mengeluh karena, katanya, banyak orang luar yang masuk dan mencari pekerjaan di sini. Solusinya, ya belajar baik-baik. Tingkatkan kemampuan kita sendiri,” tegas pria yang mengaku 25 tahun jadi pilot itu.(dixie)

Baca Juga :
Kameubun: Jaga Suara DoaMu, Tunggu Hasil Resmi KPU