Sidang Sinode XVII  GKI Dibuka, Dana 21,486 M Terpakai 13,761 M

Pembukaan Sidang Sinode XVII GKI di Pantai WTC, Waisai, Raja Ampat, Papua Barat. (ist: Humas PB)

Sidang Sinode XVII Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua resmi dibuka di Pantai WTC (Waisai Torang Cinta), Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (11/3) tadi.

Dibuka bersama dengan tabuhan tifa, didahului doa oleh Ketua Sinode GKI Pdt. Albert Yoku STh, kegiatan ini dihadiri ribuan orang. Peserta resmi ada 559 orang dan penggembira 2202 orang.

Logo GKI di Tanah Papua

Pembukaan turut dihadiri, antara lain, Penjabat Gubernur Papua Barat Drs Eko Subowo MBA, Gubernur Papua Lukas Enembe, Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen Herman Asaribab, Danlantamal XIV Sorong Laksma SS Panjaitan, Ketua Deprov PB Pieters Kondjol, Ketua Deprov Papua Yunus Wonda, dan Bupati Raja Ampat.

Ketua Panitia Drs Markus Wanma MS dalam laporannya mengatakan, dana kegiatan yang dilaksanakan 11-17 Maret di Waisai, Klasis Raja Ampat Utara, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat itu berasal dari bantua berbagai pihak.

“Total dana Rp21.486.302.144, dengan realisasi penggunaan Rp13.761.189.547,” tuturnya, sebagaimana diungkapkan Kepala Biro Humas dan Protokol Johanes Nauw, melalui Kabag Protokol Helen Frinda Dewi.

Atraksi budaya pembukaan Sinode XVII GKC
Atraksi budaya pembukaan Sidang Sinode XVII GKI di Pantai WTC, Waisai, Raja Ampat, Papua Barat. (ist: Humas PB)

Dana itu berasal dari bantuan pemerintah pusat, Pemprov Papua, Pemprov Papua Barat, BP Am Sinode, pemerintah kabupaten/kota, sumbangan klasis dan jemaat, donatur, usaha panitia, partisipasi jemaat, dan sumbangan lainnya yang sah.

Markus juga menuturkan, pelaksanaan Sidang Sinode XVII GKI di Raja Ampat berawal dari usulannya bersama Pdt Paulus Lutumas, Ketua Klasis Raja Ampat Utara. Usulan itu diajukan lima tahun lalu dalam Sidang Sinode XVI tahun 2011 di Sentani, Jayapura.

Sidang Sinode XVII ini dihadiri seluruh klasis, termasuk perwakilan masyarakat Asmat, itu bertujuan meninjau dan menetapkan tata gereja bersama peraturan-peraturan lainnya dalam Gereja, mendengar, menilai dan mengesahkan LPJ Badan Pekerja Am Sinode, menyusun dan menetapkan pokok-pokok pelaksanaan amanat dan panggilan GKI di Tanah Papua, memilih, menerima dan menetapkan anggota Badan Pekerja Am Sinode 2017-2022.(dixie)