Manokwari Bayar Utang 240 M, Fasilitas Kesehatan Tersendat

Bupati Manokwari Demas Paulus Mandacan foto bareng di Puskesmas Masni.

Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari untuk membangun fasilitas keseatan sebanyak-banyak tersendat. Pasalnya, Pemkab tahun 2017 ini harus membayar utang tahun-tahun sebelumnya yang jumlahnya mencapai Rp240 M.

“Pemkab punya program pembangunan sejumlah fasilitas kesehatan. Salah satunya adalah penambahan gedung di sejumlah puskesmas. Namun anggaran terbatas karena Pemkab tahun ini harus membayar utang Rp240 M,” ujar Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, Selasa (4/4).

Bupati tidak merinci tahun-tahun berapa utang itu tercipta, dan utang pada siapa saja.

Enam Puskesmas di Manokwari menuju akreditasi. Tampak Puskesmas Masni.

Bupati kemudian mengatakan akan melihat kecukupan anggaran pembangunan itu di APBD Perubahan 2017.

“Tahun 2018 saya akan siapkan anggaran untuk membangun sejumlah fasilitas kesehatan di puskesmas-puskesmas. Dengan begitu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal dan memuaskan,” ujar Bupati di sela peninjauan Puskesmas Masni.

Peninjauan itu terkait persiapan proses akreditasi Puskesmas tersebut. “Dari enam Puskesmas yang akan diakreditasi, lima sudah saya tinjau. Tinggal Puskesmas Sidey. Saya akan tinjau dalam waktu dekat,” tandasnya.(pk1/dixie)

 

Baca Juga :
Klaim di BPJS Kesehatan Trend Meningkat