28 Oktober Diharapkan Jadi Ajang Pemersatu Dualisme KNPI Kaimana

Seperti halnya di daerah lain KNPI Kaimana pun telah pecah menjadi dua kubu. Masing-masing KNPI hasil Musda Februari tahun 2016 pimpinan Arsad Watora,S.Sos yang telah dilantik, dan KNPI pimpinan caretaker Septer Samaduda,SE.

Demi mempersatukan dua kubu ini, maka KNPI hasil Musda 2016 telah membuka diri untuk melakukan diskusi santai guna menemukan solusi terbaik dalam rangka bersatunya KNPI Kaimana.

Kegiatan ini rencananya akan dilangsungkan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang.

Ketua KNPI Kabupaten Kaimana, Arsad Watora,SE pada papuakini.co mengatakan, walau dirinya bersama pengurus lain telah terpilih secara sah oleh 42 OKP melalui Musda KNPI Kabupaten Kaimana tahun 2016, dan kemudian dilantik, namun dirinya tetap membuka diri untuk duduk bersama dalam acara diskusi santai dengan KNPI yang dipimpin caretaker Septer Samaduda.

“Kami memang telah terpilih berdasarkan ARD/ART KNPI dan mengacu pada Konggres KNPI se Indonesia yang berlangsung di Jayapura tahun 2015 lalu,” terangnya, Kamis (26/10).

Walau begitu, pria yang juga sebagai Kepala Distrik Buruway ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi seperti ini.

Oleh sebab itu, sebagai pemuda dan anak adat di daerah ini, dia akan membuka diri untuk menerima masukan yang berguna bagi KNPI dan pemuda di Kaimana.

“Kami semua adalah anak negeri di daerah ini. Tanggalkanlah semua kepentingan, marilah kita duduk bersama untuk membicarakan serta mencari jalan keluar dan solusi yang terbaik demi KNPI ke depan,” ajaknya.

Dia menyebut, panitia pelaksana kegiatan pertemuan ini telah dibentuk. Undangan pun akan disebarkan kepada semua OKP, termasuk pimpinan KNPI yang diklaim versi pemerintah.
Diharapkan dalam pertemuan nanti ada solusi yang diambil untuk kemajuan KNPI ke depan.(cpk3).