Lihat Ini, Jangan Sangka Sanggeng Zona Merah

Keakraban terlihat antara warga dan Polri. Ini terjadi di Kompleks Sanggeng, Jumat (27/10). Bersama Polsek Kota, masyarakat Sanggeng bahu membahu membersihkan lingkungan dari sampah. Mulai dari sampah yang bertumpuk, sampai membersihkan parit saluran air yang tersumbat pasir dan sampah.

Kapolsek Kota, AKP Zawal Halim mengatakan, apa yang dilakukan ini merupakan wujud kemitraan Polisi dengan masyarakat.

“Dari hal hal kecil seperti ini, kami ingin pelayanan kami bisa sampai dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Tokoh Pemuda Sanggeng, Yacob Yenu kepada papuakini.co mengaku bangga pada Kapolsek Kota beserta jajarannya, yang mau merangkul warga Sanggeng dalam kegiatan seperti ini.

“Saya mau katakan bahwa masyarakat jangan berpandangan negatif tentang Sanggeng. Silakan masuk ke lingkungan ini dan kenali keramahan warga,” ujar pria yang juga merupakan ketua Gapensi Kabupaten Manokwari ini.

Sanggeng, menurutnya, kurang ada perhatian pemerintah. Meski demikian, mereka tetap mencintai program pemerintah.

“Ada program Manokwari Nol Sampah. Kita warga Sanggeng dukung hal itu dengan membersihkan lingkungan. Seharusnya, yang punya perhatian lebih soal ini adalah pemerintah. Ini justru pihak keamanan yang lebih perhatian,” ungkapnya.

Ketua Karang Taruna Sanggeng, Robert Demianus Kambu mengatakan, masyarakat jangan menilai pribadi seseorang untuk mengklaim wilayah Sanggeng sebagai wilayah anak nakal.

“Apa yang kami kerjakan saat ini (pembersihan sampah) merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan warga Sanggeng terhadap kebersihan dan keindahan. Kami katakan bangga dengan Polsek Kota. Bukan saja persoalan keamanan, mereka mau memberikan pembinaan kepada anak anak, termaksud soal kebersihan,” ungkapnya.

Dia berharap agar apa yang dilakukan ini dapat diteruskan oleh pemerintah dalam bentuk program berjenjang kebersihan di wilayah Sanggeng.

Ketua FKPM Kelurahan Sanggeng, Agustinus Matuti, mengatakan masyarakat Sanggeng adalah masyarakat yang bisa diajak kerjasama. Salah satunya kegiatan kebersihan ini yang tergambar kegotongroyongan warga dalam hal kebersihan.

Baca Juga :
Pemalangan Pasar Ikan Sanggeng Ternyata Terkait Proposal Bantuan 5,6 M

“Ini kegiatan yang sangat baik. Sebab, jika rumah kita atau lingkungan kita bersih, maka ada kebersihan pula dalam hal berfikir kita,” ungkapnya.(njo)