Menteri Susi Batal Datang, Bupati Kaimana Akan Surati Kementerian Kelautan dan Perikanan

I Made James (kiri) Staf Protokoler Kementrian Kelautan dan Perikanan RI ketika melakukan pertemuan dengan Pemkab Kaimana, Selasa, 20 Maret 2018.
I Made James (kiri) Staf Protokoler Kementrian Kelautan dan Perikanan RI ketika melakukan pertemuan dengan Pemkab Kaimana, Selasa, 20 Maret 2018.

Bupati Kabupaten Kaimana Drs. Matias Mairuma, langsung menghubungi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kaimana melalui telpon selulernya, untuk memastikan apakah ada penjelasan dari staf Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait pembatalan kedatangan Menteri Susi Pudjiastuti ke Kaimana.

Hal ini menunjukkan bahwa hingga hari ini Pemkab, termasuk Bupati, belum diberitahu alasan pembatalan itu.

“Seperti yang wartawan lihat sendiri persiapannya sudah sangat luar biasa, karena sebagai pemerintah daerah kami wajib melayani siapapun dari pemerintahan di atas yang datang. Bukan hanya pemerintah daerah, tetapi masyarakat dan nelayan juga sudah siap untuk menyambut kedatangan Ibu Mentri di Kaimana,” jelas Bupati pada papuakini.co di ruang kerjanya, Jumat (23/3) sore.

Bupati menegaskan untuk menyambut dan menerima kedatangan Menteri di Kaimana, dia harus meninggalkan kegiatan Raker Bupati/Walikota di Raja Ampat untuk terlibat persiapan di Kaimana.

“Informasi terkait pembatalan itu saya terima tengah malam melalui ajudan saya yang dihubungi bukan oleh staf kementerian,” jelas Bupati sambil memanggil ajudannya yang berada di luar ruangan untuk masuk memastikan informasi ini.

Sang ajudan lalu mengatakan hal yang sama. Bahwa, setelah menerima informasi yang bukan dari staf Kementerian KP, dia langsung menghubungi Ajudan Menteri tengah malam itu juga. Ajudan Menteri Susi membenarkan batalnya rencana kunjungan ke Kaimana itu, tanpa menyebutkan alasannya.

“Dengan adanya pembatalan ini, kami memiliki kewajiban untuk mengunjungi masyarakat dan menyampaikan secara baik pada mereka terkait hal ini. Kasihan mereka sudah menunggu dan menyiapkan segala sesuatu,” tutur Bupati.

Bupati kemudian menegaskan akan menyurat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menanyakan alasan itu.(cpk3)

Baca Juga :
Bupati Kaimana Mau Usul ke Kemenkeu Kurangi Anggaran