Direksi Baru BEI Kejar Tiga Tujuan Strategis

Direksi Baru BEI Kejar Tiga Tujuan Strategis

Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021 mengejar realisasi tiga tujuan strategis.

Berikut ini tiga tujuan strategis itu, sebagaimana dinyatakan dalam siaran pers BEI.

1. Pengembangan produk-produk baru, yang akan dicapai melalui:

a. Penyediaan sarana perdagangan untuk produk-produk baru dan produk-produk lainnya yang saat ini belum ditransaksikan melalu trading platfrom.

b. Penguatan straight through processing/STP bersama pelaku dan SRO lain.

c. Harmonisasi regulasi yang diperlukan untuk pengembangan produk-produk baru.

2. Peningkatan jumlah Perusahaan Tercatat dan investor, yang akan dicapai melalui:

Direksi Baru BEI Kejar Tiga Tujuan Strategis

a. Untuk akselarasi jumlah Perusahaan Tercatat antara lain melalui pembinaan perusahaan start-up, Small Medium Enterprise (SME) dan kemitraan dengan FinTech, privatisasi BUMN/BUMD, dan menarik perusahaan natural resources pada early stage yang didukung penguatan governance dan listing standards yang akomodatif dengan kebutuhan pasar.

b. Untuk peningkatan jumlah investor, dilakukan melalui penguatan program-program inklusi, edukasi, literasi pasar modal, dan simplifikasi proses pembukaan rekening nasabah, yang didukung dengan peningkatan ketersediaan dan akses data dan informasi serta referensi pasar.

3. Peningkatan transaksi dan likuiditas, yang akan dicapai melalui:

a. Penyempurnaan fitur dan kapasitas sistem perdagangan (antara lain untuk mengantisipasi metode perdagangan nasabah berbasis algorithmic trading dan high frequency trading).

b. Mereview short selling, Securities Lending Borrowing (SLB), dan mengimplementasikan margin financing sesuai dengan kebutuhan pasar.

Ketiga tujuan strategis tersebut akan didukung melalui perluasan jenis keanggotan/partisipan bursa dan peningkatan kapasitas Anggota Bursa (AB) saat ini, melalui program-program untuk memperluas usaha dan jenis layanan AB serta meningkatkan efisiensi proses di AB.

Program kerja strategis tersebut tentunya sangat memerlukan dukungan dari seluruh pelaku pasar dan regulator sehingga visi dan misi BEI yang sudah ditetapkan dapat dicapai dengan baik.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesuai penetapan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BEI, Direksi BEI 2018-2021 adalah:

Inarno Djajadi sebagai Direktur Utama, I Gede Nyoman Yetna sebagai Direktur Penilaian Perusahaan, Laksono Widodo sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Kristian Sihar Manullang sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, Fithri Hadi sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, Hasan Fawzi sebagai Direktur Pengembangan serta Risa Effenita Rustam sebagai Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia.(***/dixie)