Pasarkan Papua Barat di Jakarta, Gubernur Akui Mahalnya Transportasi Udara

Pemerintah Provinsi Papua Barat gencar memasarkan seluruh potensi provinsi itu pada semua kalangan. Salah satu melalui ajang pesona Papua Barat di ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (26/11/2018) malam.

Gubernur Dominggus Mandacan bersama Wakil Gubernur Mohamad Lakotani memaparkan berbagai potensi di hadapan ratusan undangan dari berbagai kalangan.

“Banyak yang belum tahu. Kita perkenalkan SDA Papua Barat, keanekaragaman hayati, ekowisata ekonomi kreatif. Dengan begitu lebih banyaj yang akan datang ke Papua Barat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengungkapkan Papua Barat bukan cuma Raja Ampat untuk wisata bahari dan ekowisata. Ada Triton di Kaimana, Teluk Wondama, Manokwari Selatan dan Manokwari yang merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

“Wisata hiking dan trekking plus pemandangan alam di Pegunungan Arfak. Goa sedalam sekira 2000 meter juga di Pegunungan Arfak,” tutur Gubernur.

Menjawab pertanyaan pekerja pers, Gubernur mengakui salah satu kendala Papua Barat adalah masih mahalnya biaya transportasi udara.

Gubernur menyatakan sudah ada rencana ke depan untuk pembangunan bandara yang lebih besar di kawasan Misool, Raja Ampat.

“Dengan demikian akan semakin banyak pesawat terbang langsung bahkan dari mancanegara. Harga bisa turun dengan sendirinya,” jelas Gubernur.

Gubernur juga menyatakan sudah menghubungi kementerian-kementerian terkait khusus untuk izin pembukaan jalan di kawasan hutan konservasi dan hutan lindung.

Pembukaan jalan itu juga akan membantu menurunkan biaya transportasi, khususnya ke kawasan-kawasan yang selama ini menggunakan transportasi laut tradisional.

Apalagi, transportasi laut itu sangat dipengaruhi cuaca. Bila cuaca buruk, otomatis tak bisa melaut sehingga arus lalu lintas barang dan jasa tersendat bahkan terhenti.(an/dixie)

Baca Juga :
Pemkab Manokwari Ingin Angka Kemiskinan di Bawah 20%