Minta ‘Uang Permisi’, Warga Palang 5 Jembatan

Minta 'Uang Permisi', Warga Palang 5 Jembatan
Salah satu jembatan yang dipalang warga di Teluk Wondama.

Lima jembatan di Distrik Wasior dan Teluk Duari, Kabupaten Teluk Wondama, Provisi Papua Barat dipalang warga pemilik hak ulayat.

Menurut Agustina Musyowi, dari lima pengusaha yang mengerjakan jembatan-jembatan itu, hanya Citra Bangun Papua yang memenuhi panggilan pemilik hak ulayat.

“Kita palang karena kita rasa mereka, CV Beringin Timur Jaya, PT Mandala Madarana Sukses Bangun, Bantana Permai, dan Menggema Tripot tidak hargai kami pemilik hak ulayat,” ujarnya, Rabu (28/11/2018).

Dia menegaskan perusahaan-perusahaan itu kerja tanpa permisi. “Kita sudah surati mereka untuk kita atur secara baik, tapi mereka tidak respon. Jadi kita palang 5 jembatan ini,” tegasnya.

Dia lalu menyatakan palang akan dibuka kalau para pengerja proyek menyelesaikan hak mereka.

“Kami minta 25 juta per jembatan jembatan. Bila dibayarkan, kita buka palang. Selama tidak diselesaikan, palang tidak akan dibuka,” tandas Agustina.(asa/dixie)

Baca Juga :
1 Pasien Covid-19 Asal Teluk Wondama Meninggal