Gubernur Pimpin Siswa SD-SMP Mokwam Nyanyi Indonesia Raya

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memimpin siswa SD dan SMP meyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di ke Kampung Mokwam, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, Sabtu (19/1/2019).

Ini dilakukan Gubernur di sela kunjungan kerjanya ke kampung tersebut untuk melakukan peletakan baru pertama pembangunan gedung gereja sentral GPKAI (Gereja Persekutuan Alkitab Kristen Indonesia) Imanuel Majelis Daerah Benyamin Mokwam.

Kunjungan yang turut dilakoni Ketua TP PKK, sealigus first lady Papua Barat, Ny Yuliana Mandacan-Kiriweno itu diwarnai penyampaian berbagai aspirasi masyarakat setempat.

“Kami berharap Pemprov bisa membantu pembangunan gedung gereja ini dari awal hingga selesai,” ujar Ketua Panitia Pebangunan, Majuyanto Ullo SPd.

Warga juga memohon bantuan kendaraan operasional untuk menunjang pelayanan MD di delapan jemaat, dan realisasi pemekaran Distrik Mokwam yang sudah diaspirasikan sejak lama.

“Kami juga berharap Bapak Gubernur memperhatikan para sarjana pengangguran wilayah Mokwam dalam penerimaan CPNS di Provinsi Papua Barat, serta memperhatikan para PNS asal Mokwam yang memenuhi syarat untuk dilantik sebagai kepala seksi, kepala bidang Maupun jabatan lainnya di lingkup Provinsi Papua Barat,” tuturnya.

Terkait pelestarian dan pengembangan budaya asli Tanah Papua, khususnya suku Arfak, warga berharap bisa memasok Noken di setiap OPD Pemprov bila ada pengadaan untuk kerajinan tangan adat itu.

Warga juga mengaspirasikan keinginan pembangunan SMA di Mokwam, pengaspalan jalan, perbaikan dan peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di sana.

Kedatangan Gubernur dan rombongan disambut warga dengan antusias, termasuk sejumlah siswa yang memberi hormat. Gubernur membalas hormat anak-anak itu. Gubernur kemudian menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama anak-anak tersebut.

Peletakan batu pertama ini diwarnai pengguntingan pita stand gabungan lima kelompok ketrampilan PKK warga Mokwam oleh Ketua TP PKK Papua Barat, dan penyerahan bantuan Rp10 juta untuk lima kelompok tersebut. Bantuan juga diberikan Gubernur Rp15 juta untuk lima kelompok tersebut.(an/dixie)