Banyak Pengusaha Asli Papua Kaimana Belum Terdaftar di LPSE

Banyak Pengusaha Asli Papua Kaimana Belum Terdaftar di LPSE
Pelatihan LPSE 4.0 bagi pengusaha asli Papua di Kaimana.

Hanya 42 dari 130-an pengusaha asli Papua di Kaimana yang baru terdaftar di LPSE. Mereka diharapkan segera mendaftar agar datanya terbaharui di Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKAP)

“Angka ini masih secara umum bukan khusus pengusaha asli Papua,” ujar Akbar Sofyan Inan SIP MIP saat membuka Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.3 bagi pengusaha asli Papua di gedung serbaguna Rehobot, Sabtu (9/3/2019).

Dia juga mengatakan pengusaha asli Papua perlu paham cara mengikuti lelang secara elektronik. “Dulu proses lelang menggunakan Perpres 54, lalu berubah menjadi Perpres 16 tahun 2018. Demikian halnya dengan aturan-aturan pendukung pun berubah. Perubahan itulah yang harus diikuti terus menerus,” ingatnya.

Pria yang juga Sekretaris Dinas Bappedalitbang Kabupaten Kaimana itu mengatakan setuju kalau pemerintah daerah harus melihat pengusaha Papua.

“Tetapi kadang-kadang kebijakan di daerah tidak bisa bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Juga, kalau ada yang dapat proyek, jangan dijual. Harus dikerjakan walaupun nilainya kecil,” tegasnya.

Sementara itu, Yance Wariensi, Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Kaimana pada papuakini.co mengatakan, masih banyaknya pengusaha asli Papua yang belum mendaftar lebih karena kekecewaan.

“Mereka sebenarnya mau mendaftar, tapi banyak yang kecewa juga karena pada akhirnya usaha mereka sia-sia. Mereka juga belum memahami benar tentang LPSE ini karena merasa itu sesuatu yang sulit. Padahal sebenarnya ada dampak positifnya,” kata pria asli suku Mairasi ini.

Dia berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman sekaligus pengetahuan bagi pengusaha asli Papua untuk menyesuaikan diri dengan perubahan aturan.

“Saya pribadi merasa susah dan sulit dijangkau, tetapi saya harap dan mengajak kita semua pengusaha asli Papua untuk terlibat langsung supaya itu menjadi ilmu dan bekal bagi kita untuk bersaing di dunia bisnis,” pesannya.(cpk3)