Bawaslu Kaimana Akui Pengawasan Pemilu Partisipatif Belum Maksimal

Bawaslu Kaimana Akui Pengawasan Pemilu Partisipatif Belum Maksimal
Ketua Dewan Adat Kaimana (depan kiri) dalamsosialisasi Pemilu Partisipatif di sebuah rumah makan di Kaimana, 14 Maret 2019,

Belum ada satupun laporan masuk ke Bawaslu Kaimana dari masyarakat, walau sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif yang melibatkan semua unsur masyarakat sudah dilakukan medio 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan Karolus Kopong Sabon SE, Ketua Bawaslu Kabupaten Kaimana, dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di sebuah rumah makan di Kaimana, Kamis (14/3/2019).

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pengawasan setiap tahapan Pemilu sangatlah penting. Pengawasan itu bukan hanya dilakukan terhadap peserta pemilu tetapi juga pihak penyelenggara.

“Ini sekaligus jadi tolok ukur pengawasan partisipatif. Dengan kegiatan hari ini kita berharap akan ada kesepahaman terkait model pengawasan seperti apa yang lebih baik,” tuturnya.

Dia juga mengharapkan peran serta seluruh masyarakat Kaimana untuk mengawal penyelenggara Pemilu, maupun peserta, yang melakukan tindakan mengarah ke dugaan pelanggaran, dengan segera memberikan informasi agar Pemilu yang diharapkan berlangsung jujur, adil dan demokratis dapat terwujud.(cpk3/dixie)