Hore, Dirjen PUM Kemendagri Bilang Papua Barat dari Merah jadi Hijau

Hore, Dirjen PUM Kemendagri Bilang Papua Barat dari Merah jadi Hijau
Video conference dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri di kantor Gubernur Papua Barat, Kamis 18 April 2019.

Upaya semua pihak untuk membuktikan bahwa Papua Barat bukan kategori daerah rawan Pemilu, seperti predikat yang diberikan selama ini, berhasil.

“Apresiasi Kemendagri atas prestasi Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Forkopimda. Kita tahu hasil survey memang termasuk merah, dan sekarang akan jadi hijau,” ujar Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Soedarmo.

Soedarmo mengatakan ini dalam video conference dengan, antara lain, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf A Rodja, Kodam XVIII/Kasuari, Kabinda, KPU Papua Barat, Bawaslu, dan pihak-pihak terkait lainnya, di kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (18/4/2019).

Dirjen mengatakan itu bisa terjadi berkat sinergitas erat semua pihak terkait. Dirjen berharap sinergitas itu tetap terjaga dan terus ditingkatkan.

Sebelumnya, Gubernur melaporkan situasi umum Pemilu 2019 yang berjalan aman dan lancar. “Kami kategori rawan konflik, kami buktikan tidak demikian.
Papua Barat aman dan kondusif,” tutur Gubernur.

Hal senada dikatakan Kapolda yang menambahkan kini aparat kepolisian, dibantu TNI, sedang mengawal proses pengembalian kotak-kotak suara dari TPS ke kantor distrik. Minimal 1 regu stand by di kantor distrik sampai rekapitulasi perhitungan suara selesai di distrik.

“Secara umum kamtibmas aman sesuai laporan terakhir para kapolres kabupaten kota per jam 12.00 WIT tadi. Jadi sesuai Pak Gubernur bilang Papua Barat yang rawan adalah aman,” tutur Kapolda.

Sementara itu, Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana menegaskan tidak ada Pemilu susulan di Papua Barat, karena logistik tiba dengan aman di TPS, berkat koordinasi dan tim kerja solid yang terbangun antara KPU, Bawaslu, Kapolda, Pangdam, Gubernur, Forkompimda, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Laporan kabupaten/kota, jam 11.30 WIT tadi sebagian hasil rekap dan perhitungan sudah diantar ke kecamatan atau distrik, dengan jadwal rekapitulasi tingkat distrik 4-8 Mei nanti” ungkapnya.(an/dixie)