Pemilu Usai, Kejari Manokwari Periksa 7 Saksi Kasus Satpol PP Papua Barat

Pemilu Usai, Kejari Manokwari Periksa 7 Saksi Kasus Satpol PP Papua Barat
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Manokwari, Abdi Reza F

Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari kembali beraksi usai Pemilu dengan meminta keterangan tujuh saksi kasus dugaan korupsi SatPol PP Papua Barat.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Manokwari, Abdi Reza F membenarkan informasi itu.

“Iya, hari ini kita lagi periksa staf di Satpol PP Papua Barat. Empat orang memenuhi panggilan untuk jam 10 pagi tadi, dan tiga orang lainnya untuk jam 14.00 WIT nanti,” ujar Reza, Selasa (21/5/2019).

Panggilan itu masih sebatas pengambilan keterangan/klarifikasi. Mereka menggali temuan baru yang diduga kuat ada indikasinya.

Dia kemudian mengatakan selama Pemilu berlangsung Kejari mereka menghentikan penanganan kasus sejenak, lalu dilanjutkan setelah Pemilu usai.

“Minggu kemarin kita sudah ambil keterangan 10 orang. Hari ini kita ambil 7 orang,” tandasnya.

Seperti diberitakan papuakini.co 11 Februari 2019, sejumlah personil Sat Pol PP Papua Barat melaporkan berbagai dugaan manipulasi di instansi itu ke Kejari Manokwari.(njo)

Baca Juga :
Dua Tersangka Tak Kooperatif, Tahap II Kasus Korupsi Tanah Dinas Perumahan Tertunda