Usul Provinsi Otsus Papua Barat, Tak Ada OAP Dan Atau, Jatah 2 Kursi DPR RI, Gubernur Tak Pilih Langsung

Usul Provinsi Otsus Papua Barat, Tak Ada OAP Dan Atau, Jatah 2 Kursi DPR RI, Gubernur Tak Pilih Langsung
Sekprov Papua Barat Nataniel Mandacan menutup Musrenbangsus 2019, 29 Mei 2019.

Nama Provinsi Papua Barat harus dipikirkan untuk diubah menjadi Provinsi Otonomi Khusus (Otsus) Papua Barat sebagai bagian dari exit strategy berakhirnya kucuran dana Otsus di Tanah Papua.

Demikian dikatakan Sekprov Papua Barat, Nataniel Mandacan, dalam sambutan penutupan Musrenbangsus Papua Barat 2019 di Hotel Aston Niu, Manokwari, Rabu (29/5/2019).

“Mudah-mudahan sudah masuk dalam apa yang dibahas. Kalau belum, sambil jalan kita diskusikan, usulkan, dan masukkan,” ujar Sekprov.

Sekprov kemudian mengingatkan untuk memikirkan tentang pendidikan bagi Orang Asli Papua (OAP). “Di UU Otsus saat ini ada OAP dan atau orang yang diakui oleh masyarakat adat Papua. Kita usulkan tak ada lagi dan atau itu,” tegas Sekprov.

Frase itu kata Sekprov, membuat bantuan pendidikan bisa diberikan bukan cuma bagi OAP (asli) tapi juga OAP yang berdasarkan ‘dan atau’ tersebut.

Baca Juga :
Sekprov Papua Barat Minta Berikan Kunci Mobil Dinas

Hal serupa berlaku untuk kriteria OAP. “OAP (itu) bapa mama Papua, dan bapa Papua, mama Papua. Titik. Tidak ada dan atau,” tutur Sekprov.

Sekprov lalu mengatakan tentang hak-hak politik dalam negara, seperti representasi OAP di DPR RI. “Kalau menurut saya, jatah di DPR RI minimal dua OAP. Itu keberpihakan pemerintah pusat. Itu kita minta. Jangan tunggu 3-4 tahun lagi,” tegas Sekprov.

Terkait pemilihan kepala daerah, Sekprov mengemukakan apa masih perlu pemilihan langsung, khususnya untuk gubernur. “Apa bisa gubernur dipilih lewat DPR saja. Ini juga perlu kita ingatkan lagi. Kita minta itu,” ungkap Sekprov.

Usul Provinsi Otsus Papua Barat, Tak Ada OAP Dan Atau, Jatah 2 Kursi DPR RI, Gubernur Tak Pilih Langsung

Sekprov lalu mengingatkan bahwa ketika pemilihan daerah pasti ada kelompok-kelompok. Tapi ketika salah satu calon sudah jadi kepala daerah, tak ada lagi kelompok-kelompok itu.

“(Saat sudah terpilih) Kepala daerah lihat semua. Kepala darah tak bedakan yang mendukung dan tak mendukung. Semua adalah rakyat dan masyarakatnya,” tandas Sekprov.

Baca Juga :
Pemprov Papua Barat Lelang Jabatan Asisten, Kadis, Kasat, Kaban dan Karo

Musrenbangsus yang berlangsung sejak kemarin ini membahas program dan kegiatan Papua Barat yang pembiayaannya bersumber dari Dana Otsus, termasuk DBH Migas dan Dana Tranfer Infrastruktur.(an/dixie)