Nauw Ingatkan Peran Penting Humas dan Protokol

Nauw Ingatkan Peran Penting Humas dan Protokol
Peserta Rakor Teknis Biro Humas dan Protkol se Papua Barat di Hotel Aston Niu Manokwari, 2 Juli 2019.

Kelancaran sebuah kegiatan pimpinan daerah merupakan salah satu peran dan tugas penting biro dan bagian Humas dan Protokol di tingkatan masing-masing.

Ini dikatakan Kepala Biro Humas dan Protokol Papua Barat Drs Yohanes Nauw dalam penutupan Rapat Koordinasi Teknis Biro Humas dan Protokol se Papua Barat di Hotel Aston Niu Manokwari, Selasa (2/7/2019).

Oleh karena itu, Nauw berharap hasil-hasil dari rakor ini bisa diterapkan dalam tugas sehari-hari, agar kualitas pelayanan pada pimpinan semakin meningkat.

Itu salah satu sebab kegiatan ini menghadirkan pembicara dari Kementerian Dalam Negeri, dengan maksud agar prosedur dan kualitas pelayanan yang diterapkan di pusat sama dengan di Papua Barat.

Nauw Ingatkan Peran Penting Humas dan Protokol
Kepala Biro Humas dan Protokol Papua Barat Drs Yohanes Nauw

Hal senada dikatakan Yasar Lukman, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri. Dia berharap kegiatan ini bisa membuat petugas humas dan protkol untuk lebih paham fungsi dan tugas mereka.

Untuk itu, perlu tercipra sistem yang baik antara ADC, sespri, protokol, dan humas. “Ini satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Mitra kerja. Saling mendukung. Jangan jalan sendiri-sendiri, karena fungsi dan tugas kita beri pelayanan pada pimpinan.
Kuncinya komunikasi dan koordinasi,” tuturnya.

Nauw Ingatkan Peran Penting Humas dan Protokol
Yasar Lukman, arasumber dari Kemendagri.

Sementara itu, salah satu peserta, Staf Protokoler Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Pegunungan Arfak, Amma Saba, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Selain banyak tambahan pengetahuan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan pada pimpinan, sekaligus mempererat silaturahmi antara kita,” tuturnya.

Nauw Ingatkan Peran Penting Humas dan Protokol
Amma dari Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Pegunungan Arfak.

Apalagi, tambahnya, Bagian Humas dan Protokol di Kabupaten Pegunungan Arfak, masih relatif baru. “Kita baru sekira dua tahun, setelah sebelumnya tergabung di Bagian Umum,” ungkapnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Pangdam XVIII/ KSR Resmi Dilantik