Distransnaker Papua Barat Ingatkan 80 Persen Harus Naker Papua

Distransnaker Papua Barat Ingatkan 80 Persen Harus Naker Papua
Kunjungan silaturahmi perusahaan jasa rekrutmen naker BP Tangguh di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, 8 Juli 2019.

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Papua Barat mengingatkan semua perusahaan harus mengalokasikan 80 persen penerimaan pegawai mereka untuk orang Papua.

“Itu sesuai dengan semangat Otsus,” ujar Kepala Dinas Transnaker Papua Barat, Frederik Dolfinus Julianus Saidui AAK SH MH, usai menerima kunjungan silaturahmi perusahaan-perusahaan perekrut tenaga kerja untuk BP Tangguh di kantornya, Senin (08/07/2019).

Dia menegaskan jika karena keterbatasan skill dan SDM hal tersebut tak bisa terpenuhi, maka instansinya akan menyiapkan SDM tersebut dengan berbagai cara, termasuk menyekolahkan mereka untu posisi-posisi yang lowong tersebut.

“Dengan demikian ke depannya semua posisi yang saat ini mungkin belum bisa terpenuhi karena keterbatasan skill dan SDM tersebut akan bisa terpenuhi,” tuturnya.

Distransnaker Papua Barat Ingatkan 80 Persen Harus Naker Papua
Kepala Dinas Transnaker Papua Barat, Frederik Dolfinus Julianus Saidui AAK SH MH

Terkait silaturahmi itu, dia mengungkapkan akan ada pertemuan selama dua hari untuk membahas rekrutmen dan masalah-masalah kenakeran di BP Tangguh.

“Jangan sampai tahun ini bicara masalah itu, tahun depan masalah itu lagi. Kita cari solusi dan antisipasi bagaimana mencegah agar persoalan serupa tak terulang lagi,” tandasnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Dampak Covid-19, 225 Naker Lokal Subkon LNG Tangguh di-PHK