1 Jamaah Haji Asal Papua Barat Kecelakaan di Mekkah

1 Jamaah Haji Asal Papua Barat Kecelakaan di Mekkah
Nurweni, jamaah calon haji kloter 21 Teluk Bintuni, Papua Barat, usai operasi kaki kiri di rumah sakit King Faisal, Mekkah, 29 Juli 2019.(foto: istimewa)

Salah satu jamaah calon haji kloter 21 asal Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Nurweni, kecelakaan saat melaksanakan tawaf qudum di Mekkah.

Akibatnya, dia harus menjalani operasi di kaki sebelah kirinya di kamar 723, tempat dia dirawat di rumah sakit King Faisal, Mekkah, Minggu (29/07/2019).

Hal ini dibenarkan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Nurkholis.

1 Jamaah Haji Asal Papua Barat Kecelakaan di Mekkah
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Nurkholis.

“Ibu Nurweni adalah satu dari 45 jamaah calon haji dari Teluk Bintuni. Mereka dibagi dalam lima regu. Ibu Nurweni cidera di kaki kiri hingga harus dioperasi dan dipasang pin di kakinya itu,” ujarnya di ruang sekretariat MUI Teluk Bintuni.

Menurutnya, insiden sekira pukul 03:00 waktu setempat pada 27 Juli 2019 itu terjadi karena Nurweni melakukan tawaf qudum seorang diri, tidak mengikuti aturan kepala regu atau rombongan untuk melakukan tawaf bersama-sama.

Baca Juga :
TVRI Papua Barat Siaran Percobaan, Jadi Stasiun ke 30 di Indonesia

Dia kemudian mengatakan belum tahu pasti apa penyebab insiden tersebut, karena Nurweni sampai saat ini tidak mau memberikan keterangan penyebab insiden itu.

“Tiba-tiba saja kepala rombongan dan regu dikabarkan ada anggota rombongan haji dari Indonesia yang kecelakaan saat tawaf qudum,” beber Nurkholis.

Nurkholis mengatakan saat manasik haji di tanah air, calon jamaah senantiasa diingatkan untuk selalu bersama-sama saat melakukan rukun haji.

Baca Juga :
Robert Manibuy Nilai PLN Tak Serius di Teluk Bintuni

Insiden ini tidak mengurangi nilai ibadah haji karena, menurutnya, Nurweni akan tetap melakukan ibadah haji menggunakan kursi roda, didampingi tim medis.

“Saya harap ini jadi perhatian khusus bagi jamaah haji yang lainya, agar berhati-hati dalam menjalankan rukun Islam yang kelima tersebut,” tandasnya.(cpk6/dixie)