Kapal Terbakar di Perairan Manokwari, 3 Tewas

Kapal Terbakar di Perairan Manokwari, 3 Tewas
Suasana latihan dan penangan kebaaran kapal di Pelabuhan Manokwari oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari bersam ainstansi terkait, 27 September 2019.

Kapal tradisional berbahan dasar kayu terbakar di perairan laut Manokwari, Papua Barat, Jumat (27/09/2019) pagi tadi. Insiden itu mengakibatkan 3 tewas dan 9 berhasil diselamatkan.

Itulah skenario misi penyelamatan dalam latihan operasi SAR gabungan di perairan laut Manokwari oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, dengan menggandeng TNI, Polri, intansi pelabuhan, PMI dan potensi SAR lainnya.

Kru kapal dalam latihan itu diperankan oleh personil SAR Manokwari. Bak situasi sungguhan, mereka dengan baik dan lihai memerankan peran masing masing.

Kapal Terbakar di Perairan Manokwari, 3 Tewas
Suasana latihan dan penangan kebaaran kapal di Pelabuhan Manokwari oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari bersam ainstansi terkait, 27 September 2019.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, George Loe Marcy Randang, mengatakan, pelatihan itu digelar idealnya setahun sekali untuk menyamakan persepsi dalam penanganan operasi SAR bila terjadi kecelakaan kapal, terutama di perairan yang cukup padat.

“Semua itu coba kami seringkan agar jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan kami sudah siap menghadapinya,” ungkapnya.

Perairan laut di Manokwari mungkin kelihatan agak renggang, tapi dalam situasi tertentu seperti tadi, bisa jadi hal yang sangat rawan.

“Makanya insan SAR harus siap sedia. Kewaspadaan mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan itu penting meski, prinsipnya, SAR mengharapkan tidak terjadi sesuatu yang mengancam ataupun membahayakan,” tandasnya.(njo)

Baca Juga :
Bupati Minta Absen Satpol PP