Polisi Tembak Pembom Ikan di Perairan Auri

Polisi Tembak Pembom Ikan di Perairan Auri

Seorang pembom ikan dilumpuhkan dengan peluru tajam setelah berupaya membakar perahu yang digunakan Kapospam Distrik Ron bersama anggota dalam kejar-kejaran di Perairan Laut Kepulauan Auri, Kabupaten Teluk Wondama, Minggu (05/10/2019) lalu.

Drama pengejaran berakhir setelah peluru yang ditembakkan anggota Pospam Distrik Auri itu menembus paha kaki kanan pelaku pengemboman bernama La Uge. Itu dilakukan setelah perahu yang memuat 6 nelayan bom ikan itu tak mengindahkan dua kali tembakan peringatan ke udara.

“Dua tembakan peringatan ke udara tak diindahkan. Mereka tetap melarikan diri. Bahkan, mereka menghamburkan bubuk urea dan minyak tanah untuk membakar perahu yang digunakan anggota. Setelah satu di antara mereka tertembak, barulah mereka berhenti,” ujar Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Krey, Senin (07/10/2019).

Polisi Tembak Pembom Ikan di Perairan Auri

Menurutnya, awalnya Kapospam Distrik Ron dapat informasi dari warga tentang adanya perahu mencurigakan yang akan melakukan pemboman ikan. Mereka bersama masyarakat menggunakan perahu milik distrik dan melakukan pengecekan. Saat melihat dan mendekati perahu yang dicurigai, perahu itu kabur. Di situlah aksi kejar kejaran terjadi.

Saat ini, korban penembakan dirawat di RSUD Teluk Wondama sedangkan lima pelaku lainnya, masing masing La Bala, Nataci, Hendrik, Andi dan Mauko diamankan di Polres Teluk Wondama untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga menyita barang bukti berupa perahu semang panjang 12 meter dan lebar 2 meter, satu perahu kayu kecil ukuran 2 meter lebar 50cm, dua motor tempel 40 PK, tengki BBM 30 liter, mesin kompresor, selang dan alat selam, 5 botol bom ikan (dopis), dan tujuh coolbox ikan lalosi hasil pemboman.(njo)

Baca Juga :
Pergeseran PAM TPS Dimulai, Dilarang Dokumentasikan Penghitungan Suara