Arsad Akui Dualisme Kepengurusan KNPI Kaimana Pengaruhi Program Kerja

Arsad Akui Dualisme Kepengurusan KNPI Kaimana Pengaruhi Program Kerja
Ketua DPD KNPI Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Arsad Watora.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Arsad Watora mengakui dualisme kepengurusan organisasi pemuda itu sangat berpengaruh pada pelaksanaan program kerja di masa kepemimpinannya.

“Selama ini kita tidak berjalan karena kemarin ada dua (kepengurusan), tapi alhamdulilah sudah menjadi satu. Saya harap dengan Rapimda ini dan Musda nanti dapat menghasilkan yang baik. Satu langkah dan satu suara untuk Kaimana ke depan,” katanya ketika dikonfirmasi papuakini.co, Sabtu (19/10/2019).

Dia menyebut kubu yang satunya pun memiliki dasar hukum seperti DPD KNPI yang dipimpinnya. Hal inilah yang membuat terpecah menjadi dua dan sama-sama jalan.

“Saya mau jujur, artinya kita terbelah dua. Kita mau ke sana juga malu hati teman, kalau saya malu hati terlalu tinggi. Mereka juga punya dasar hukum yang kuat sama dengan kita, jadi tidak bisa dilihat sebelah mata,” akunya.

“Kami juga akan ke Istana Merdeka tanggal 28 Oktober nanti bersama pemuda lain dari seluruh daerah di Indonesia. Pada kesempatan ini sekalian kami mau tanya mana yang sah yang punya dasar hukum jelas dan mana yang tidak, karena persoalan ini dampaknya terasa sampai ke kabupaten/kota,” katanya lagi.

Walau begitu, kini dengan telah bersatunya dualisme kepengurusan ini, dia berharap ke depan KNPI Kaimana akan lebih solid dan berjalan satu arah untuk membangun Kabupaten Kaimana tercinta bersama dengan pemerintah daerah.

Pria yang juga Kepala Distrik Buruway Kabupaten Kaimana ini mengaku kesibukan di pemerintahan sering membuatnya tidak begitu fokus di KNPI. Oleh sebab itu, dirinya berpesan agar ke depan hal semacam ini jangan lagi terjadi.

“Selama ini kita tidak begitu kelihatan dalam KNPI karena kita semua status kerja sebagai PNS dan swasta. Mau bilang hari Sabtu dan Minggu juga pasti untuk keluarga. Mudah-Mudahan kedepan jangan seperti saya ini,” paparnya.

Dia lalu mengatakan setiap pemuda punya hak untuk mencalonkan diri sebagai calon Ketua KNPI Kaimana periode mendatang, yang penting memenuhi syarat yang ditentukan. Siapapun yang nantinya terpilih dialah Ketua KNPI Kaimana yang harus didukung oleh semua.

Baca Juga :
Salut, Perjuangan Pemprov Papua Barat Buat 1238 Honorer Terbukti

Sementara itu, Hendrik Mairuma, Sekretaris DPD KNPI pimpinan Septer Samaduda pada papuakini.co berharap dengan digelarnya Rapimda ke IV ini pemuda Kaimana akan kembali solid, dan melupakan apa yang pernah menjadi seteru karena itu adalah bagian dari dinamika pemuda di Kaimana.

“Rapimda ini menjadi momentum di mana pemuda Kaimana akan kembali solid, lalu bisa menjadi bagian dari keberhasilan-keberhasilan yang akan datang dan membantu pemerintah dalam mengerahkan seluruh potensi pemuda yang ada di Kabupaten Kaimana,” ujar pria yang berencana akan ikut berkompetisi dalam bursa calon Ketua KNPI Kaimana ini.

Dia lalu mengimbau seluruh OKP di Kaimana yang telah terdaftar agar mengambil bagian dalam Rapimda, karena Rapimda ini sekaligus untuk mempersiapkan pelaksanaan Musda KNPI Kaimana mendatang.

“Sebagai pemuda dan sebagai OKP Pemuda Katolik kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih pada teman-teman DPD yang telah meyelenggarakan Rapimda ini. Hal-hal yang mungkin terkait dengan kekurangan-kekurangan, kami juga sebagai bagian dari pemuda Kaimana mohon maaf pada teman-teman semua,” pintanya.

Dia berharap siapapun yang nantinya terpilih dalam Musda harus didukung oleh semua OKP dan pemuda yang ada di Kaimana.(cpk3)