Kisruh Kursi Ketua DPRD Pegunungan Arfak

Kisruh Kursi Ketua DPRD Pegunungan Arfak

Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) mendukung Oni Nuham, caleg terpilih DPRD Pegaf dari PDIP sebagai ketua DPRD definitif.

Pernyataan itu dikeluarkan LMA Pegaf bersama perwakilan masyarakat 25 kampung di Pegaf lantaran Oni Nuham merupakan Caleg dengan perolehan suara terbanyak yakni 1.578 suara.

“Siapa suara terbanyak, dialah yang menjadi ketua. Karena suara terbanyak adalah pilihan masyarakat,” ujar Ketua LMA Pegaf, Septinus Mandacan SIP usai membanyakan pernyataan sikap di sekretariat LMA Papua Barat, Senin (04/11/2019).

Dia mencontohkan di DPRD tingkat provinsi dan kabupaten lain di Papua Barat yang jadi pimpinan DPRD adalah caleg terpilih dengan perolehan suara terbanyak.

Atas dasar itu, mereka menolak SK DPP PDIP yang menunjuk Yustus Dowansiba sebagai ketua DPRD Pegaf, kabupaten yang akhir Oktober lalu dikunjungi Presiden Joko Widodo itu.

Pernyataan sikap itu, kata dia, akan diperbanyak dan diserahkan kepada Bupati Pegaf sebagai pembina partai, Ketua DPC, DPD dan DPP PDIP serta para ketua partai.

“Kami menunggu tanggapan secepatnya setelah penyerahan pernyataan sikap ini nanti,” ungkapnya.

Sementara itu, Oni Nuham manyatakan dia memiliki suara terbanyak, yaitu 1.578, dibanding Yustus yang 975 suara.(njo)

Baca Juga :
Wiranto ke Pegaf, Jalan Jadi Prioritas Jokowi