Mau Selamatkan Sampan, Yafen Giok Tewas Tenggelam

Mau Selamatkan Sampan, Yafen Giok Tewas Tenggelam
Yafen Giok saat dievakuasi dari TKP menuju RSUD Kaimana.

Malang nasib Yafen Giok. Pria usia 45 tahun ABK KM PM itu tewas tenggelam sekira 150 meter dari pesisir pantai kaki air kecil di Kaimana, Papua Barat.

Menurut keterangan tertulis Kapolres Kaimana, AKBP Iwan P Manurung SIK, naas itu terjadi sekira pukul 13.30 WIT, Kamis (04/06/2020).

Menurut saksi Basri Siolimboba (36), nahkoda KM PM, kala itu dia bersama korban bersampan ke kapal kayu mereka yang dilabuhkan untuk mengubah posisi kapal karena cuaca memburuk.

Di atas kapal saksi lalu menghidupkan mesin untuk mengubah posisi kapal. Tapi karena angin kencang, posisi kapal sulit diubah.

Saat itu korban melihat sampan hanyut terbawa arus. Korban lalu terjun ke laut untuk mengambil sampan fiber sepanjang sekira 4 meter yang jaraknya sekira 20 meter dari kapal.

Korban gagal mencapai sampan yang makin menjauh karena arus. Saksi yang melihat korban makin jauh, dan tampak butuh pertolongan, lalu terjun ke laut untuk membantu korban.

Saksi sempat memeluk korban untuk ke pantai yang berjarak sekira 150 meter. Karena kondisi saksi lemas dan hampir ikut tenggelam, saksi lalu melepas tubuh korban.

Saksi lalu berenang dan naik ke kapal, lalu berteriak minta tolong ke nelayan di sekitar TKP. Mereka lalu membantunya lalu menemukan korban di dasar laut kaki air kecil sedalam sekira 2-3 meter.

Korban kemudian dibawa ke RSUD Kaimana tapi nyawanya tak tertolong.

Polisi telah mendatangi TKP dan memeriksa saksi.(yos)

Baca Juga :
KPU Tetapkan Calon Terpilih DPRD Kaimana, Ini Daftarnya