Musda Golkar Papua Barat 8-10 Agustus, Victor May Optimis Lambertus Jitmau Menang

Musda Golkar Papua Barat 8-10 Agustus, Victor May Optimis Lambertus Jitmau Menang
Pendukung Lambertus Jitmau sebagai calon ketua Golkar Papua Barat.

Musda III Partai Golkar Papua Barat akan digelar 8-10 Agustus 2020 setelah tertunda 3 kali. Jadwal Musda itu ditetapkan DPP PG dalam surat nomor: B-277/GOLKAR/VIII/2020 tertanggal 3 Agustus 2020. Musda akan digelar di aula DPP PG di Slipi, Jakarta.

Siapa yang akan terpilih sebagai Ketua PG Papua Barat ke depan mengerucut pada petahana Mozes Rudi F Timisela dan Ketua Golkar Kota Sorong, sekaligus Walikota Sorong, Lamberthus Jitmau (LJ).

Untuk memantapkan persiapan, LJ menggelar rapat bersama para pendukungnya di salah satu hotel kawasan Jakarta Barat, Kamis (06/08/2020) lalu.

Victor May, Ketua DPD AMPI Provinsi Papua Barat usai rapat optimis kandidat yang didukungnya, LJ, akan terpilih sebagai 01 Golkar Papua Barat.

Mantan Ketua DPP Golkar periode 2014-2019 ini mengatakan kemenangan sudah di depan mata dan tinggal menghitung jam.

Menurutnya, secara faktual dukungan LJ telah mencapai 12 suara dari total 19 pemegang hak suara, atau 60%, sehingga telah memenuhi syarat untuk langsung ditetapkan sebagai ketua terpilih dalam Musda.

“Kalkulasinya seperti ini. Ada 13 suara DPD kabupaten/kota, 1 suara DPD Provinsi, 1 Dewan Pertimbangan DPD Provinsi, 1 suara DPP, 1 suara ormas pendiri, 1 suara ormas didirikan, dan 1 suara organisasi sayap. Total ada 19 suara,” tuturnya.

Dia mengklaim 9 kabupaten secara faktual telah menyerahkan dukungan dan secara fisik telah bersama LJ, ditambah ormas didirikan, pendiri, dan dewan pertimbangan. Ormas sayap kemungkinan draw, sedangkan DPP baru akan menyatakan posisi di arena saat Hari-H.

“Jadi praktis suara bung RT cuma empat kabupaten plus satu provinsi,” klaimnya.

Bahkan, dalam hitungannya, bisa saja hanya calon tunggal jika ada pendukung calon kandidat lain yang berbalik mendukung LJ. Jika itu terjadi, maka dukungan bagi calon kandidat lain itu tidak cukup 30%, sehingga tak memenuhi syarat untuk jadi kandidat.

Baca Juga :
Golkar Papua Barat Tak Lazim, Buka Lagi Pendaftaran Balon Ketua

Terlebih lagi, menurutnya, arah kebijakan Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto saat ini mengedepankan musyawarah mufakat. Hal ini terjadi di hampir seluruh Musda provinsi yang menyepakati 1 calon yang langsung ditetapkan.

“Dengan melihat peta dukungan sudah pasti DPP akan ke LJ. Jadi pertarungan ini sebenarnya sudah berakhir bahkan sebelum musda dimulai,” klaimnya.

Rapat tim LJ dihadiri oleh, antara lain, unsur pimpinan PG Kabupaten Manokwari, Pegunungan Arfak, Kota Sorong, Sorong, Maybrat, Tambrauw, dan Raja Ampat.

Dari ormas hadir pimpinan Kosgoro 1957 Papua Barat, SOKSI Papua Barat, AMPI Papua Barat, dan AMPG Papua Barat. Turut hadir pula Dewan Pertimbangan DPD Provinsi Papua Barat serta LJ sebagai kandidat.(wan)