Dikusi Publik Quo Vadis Tambrauw Diharap Beri Kontribusi Positif

Dikusi Publik Quo Vadis Tambrauw Diharap Beri Kontribusi Positif
Pembukaan Diskusi Publik Quo Vadis Tambrauw di aula Fakultas Sastra Unipa di Manokwari, 19 Agustus 2020.

Diskusi publik bertajuk Quo Vadis Kabupaten Tambrauw, yang digelar Pemuda Katolik Tambrauw, diharap bisa memberi kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Tambrauw melalui berbagai solusi atas permasalahan-permasalahan yang mungkin ada.

Ini dikatakan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melalui Kepala Biro Hukum Papua Barat, Dr Roberth KR Hammar, kala membuka diskusi publik yang digelar di aula Fakultas Sastra Unipa, Manokwari, Rabu (19/08/2020).

Gubernur berharap masukan-masukan positif itu bisa memajukan Kabupaten Tambrauw dan Provinsi Papua Barat secara keseluruhan, sesuai dengan visi dan misi Gubernur, yaitu Menuju Papua Barat yang Aman, Sejahtera, dan Bermartabat.

Gubernur menegaskan untuk mewujudkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh kerja keras, diimbangi semangat serta dedikasi dan loyalitas tinggi, serta dukungan semua komponen masyarakat.

Sementara itu, usai pembukaan, Hammar mengatakan momen diskusi publik ini tepat karena menjelang suksesi di berbagai daerah di Papua Barat.

“Kabupaten Tambrauw sudah 11 tahun terbentuk. Apa capaian selama ini? Apa yang perlu ditingkatkan? Semuanya berujung pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Hammar.

Hammar mengingatkan tujuan pemekaran daerah adalah, antara lain, memperpendek rentang kendali untuk peningkatan kesejahteraan yang diukur dengan berbagai parameter empiris seperti Indeks Pembangunan Manusia, angka kemiskinan, angka kesehatan, dan angka pendidikan.

“Intinya, masyarakat harus pintar, sehat, dan cukup sandang dan pangan,” tandasnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Jangan Jadi Kepala Desa Untuk Kuasai Dana Desa