Pilkada di Depan Mata, Ribuan Warga Kaimana Belum Rekam eKTP

Pilkada di Depan Mata, Ribuan Warga Kaimana Belum Rekam eKTP
Anggota KPU Kaimana, Candra Kirana.

Tahapan pencoklitan pemilih oleh KPU Kaimana melalui Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) menunjukkan ada ribuan orang berusia 17 tahun ke atas yang belum rekam eKTP, padahal Pilkada 9 Desember 2020 sudah dekat.

“Jumlahnya 1.500-2.000 orang untuk seluruh Kabupaten Kaimana. Kebanyakan di kampung-kampung” kata Komisioner KPU Kaimana, Candra Kirana pada papukini.co.

Dia mengatakan angka pastinya baru diketahui usai pleno nanti. “Namun temuan awal kami terbesar ada di Distrik Kambrauw, Distrik Etna dan Distrik Yamor,” bebernya.

Ada 20-40 orang di kampung-kampung yang belum terdaftar. Bahkan di Kampung Wosokuno, Distrik Yamor, lebih dari 100 orang.

“Dalam tahapan pencoklitan, mereka yang tidak memiliki KTP tetap didata. Kita siapkan dua formulir, yaitu untuk mereka yang sudah merekam tetapi belum mengambil KTP, dan yang sama sekali belum lakukan perekaman,” jelasnya.

Komisioner Divisi Program dan Data lalu mengatakan data hasil Coklit sedang direkapitulasi di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS). Setelah tuntas, KPU akan menyampaikan ke Disdukcapil dan Bawaslu.

“Prosesnya akan melalui uji publik. Nanti pasca penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) akan ada tanggapan masyarakat dan uji publik untuk memastikan apakah data yang dikeluarkan ini sudah sahih atau belum,” jelasnya.

Warga yang belum punya eKTP diberi waktu sampai 18 Oktober 2020 agar bisa dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). “Mereka ini haknya ada tapi harus memenuhi syarat, yaitu punya eKTP atau surat keterangan dari Disdukcapil,” tegasnya.

Dia berharap KPU dilibatkan saat Disdukcapil melakukan perekaman, agar bisa dicocokkan dengan data Coklit yang dilakukan KPU.(yos)

Anggota KPU Kaimana, Candra Kirana.

KPU Kaimana, e-KTP, coklit, data pemiih, Disdukcapil Kaimana, Bawaslu Kaimana,

Baca Juga :
Tiga Parpol DatangiĀ  KPUD Kaimana, PSI Lengkap