Bupati Mansel Tak Dendam Walau Dituding Tunda-Tunda Pengumuman CPNS 2018

Bupati Mansel Tak Dendam Walau Dituding Tunda-Tunda Pengumuman CPNS 2018
Pasangan bakal calon petahana Pilkada Mansel, Markus Waran dan Wempi Rengkung, di KPU Mansel, 06 September 2020.

Bupati Manokwari Selatan (mansel) Markus Waran mengatakan tidak akan dendam pada siapa pun yang selama ini membuang isu, bahwa dia sengaja mengulur-ulur waktu pengumumannya formasi CPNS tahun 2018.

Dia justru prihatin terhadap para pencaker yang menurutnya larut dalam penggiringan isu tidak mendasar tersebut.

“Tapi tidak masalah, bagi saya yang penting kalian semua yang lulus nanti bisa memberikan pelayanan pada masyarakat dengan baik, dan mampu meningkatkan daya saing Pemkab Mansel dengan pemerintah daerah lainnya di NKRI,” ujar Bupati di hadapan massa pendukungnya usai mendaftar sebagai pasangan bakal calon bersama Wempi Rengkung, Senin (07/09/2020) dini hari.

Bupati lalu minta keluarga besarnya, seluruh simpatisan, dan timnya untuk tetap tenang menghadapi isu yang beredar di media sosial tersebut, dan bersikap tenang.

“Saya yakin mereka hanya terprovokasi. Jadi saya minta jangan ikut terprovokasi juga. Sebisanya kalian yang ada di sini bisa ikut memberikan penjelasan pada siapa saja yang belum paham,” pesannya.

Bupati menegaskan dia bersama seluruh pejabat Pemkab Mansel ingin segera mengumumkan hasil formasi CPNS 2018. Namun hal itu masih harus menunggu payung hukum terbaru dari MenPAN dan RB.

Bupati juga mengatakan bukan hanya Kabupaten Manokwari Selatan yang belum mengumumkan hasil test formasi CPNS 2018, tapi juga enam daerah lainnya di Papua Barat.

“Kita tunggu payung hukum ini, supaya kalian yang lulus ini tidak disebut ilegal,” tandas Bupati.(pk2/dixie)

Baca Juga :
Kepala Suku Besar Arfak Lantik Ketua Suku Besar Hatam