Baru Sebulan Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan, Warga Sorsel Dapat Santunan Kematian

Baru Sebulan Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan, Warga Sorsel Dapat Santunan Kematian
Foto bersama ahli waris pegawai adhoc Bawaslu Sorong Selatan penerima simbolis santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan, penerima simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Klasis GKI Teminabuan dan petugas sensus penduduk 2020 BPS Sorsel, disaksikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat Mintje Wattu, dan Kepala Dinas Transnaker Papua Barat Frederik DJ Saidui, di Teminabuan, 09 September 2020.

BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan profesionalisme dalam tugas dan fungsinya melindungi pekerja. Ini terbukti dengan diserahkannya santunan untuk ahli waris almarhum Agustinus Antoh.

Almarhum adalah petugas adhoc Bawaslu Sorong Selatan yang terdaftar sebagai peserta pada Juni 2020. Medio Juli 2020, almarhum meninggal saat baru sekali bayar iuran bulanan Rp 17.000.

Walau baru sekali bayar iuran, karena sudah tercover BPJS Ketenagakerjaan, almarhum menerima santunan Jaminan Kematian karena meninggal bukan akibat risiko kerja sebesar Rp42 juta.

Penyerahan santunan ke ahli waris almarhum itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Papua Barat, Mintje Wattu, disaksikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, di sela penyerahan bantuan bahan makanan dan program bantuan tunai Tangan Kasih Pemprov Papua Barat, di Teminabuan, Sorong Selatan, Rabu (09/09/2020).

Kegiatan itu diiringi dengan penyerahan Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke 178 petugas Sensus Penduduk 2020 BPS Sorong Selatan yang akan bertugas selama satu periode sensus.

Juga diserahkan Kartu Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan ke Klasis GKI Teminabuan.(an/dixie)

Baca Juga :
Makin Banyak Warga Papua Barat Sembuh Covid-19