Pilkada Kaimana Tak Ada Kampanye Terbuka

Pilkada Kaimana Tak Ada Kampanye Terbuka
Ilustrasi kampanye rapat umum.

KPU menetapkan tak ada kampanye terbuka dalam Pilkada Serentak 2020. Ini diatur dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020.

“Para pasangan calon bupati dan wakil bupati dan partai politik agar menaati PKPU ini,” ujar Komisioner KPU Kaimana, Jhon Philip Kirwa, SH, Sabtu (26/09/2020).

Dia lalu mengatakan pasal 57 PKPU itu menyatakan kampanye pemilihan serentak lanjutan dapat dilaksanakan dengan metode pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog yang bisa juga dilakukan melalui media sosial dan media daring.

Jika tidak bisa dilakukan melalui media sosial maupun media daring, maka dapat dilaksanakan di dalam ruangan atau gedung dengan peserta maksimal 50 orang dengan jarak 1 meter, serta wajib menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Pasal 88C PKPU itu melarang parpol atau gabungan parpol, paslon dan tim kampanye melaksanakan rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan atau konser musik.

“Yang juga dilarang adalah kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai dan atau sepeda santai, perlombaan, kegiatan sosial berupa bazar dan atau donor darah,” inatnya.

Pelanggar aturan ini akan diberikan sanksi oleh Bawaslu berupa peringatan tertulis maupun menghentikan dan membubarkan kegiatan kampanye itu apabila tidak melaksanakan peringatan tertulis dalam waktu 1 jam. Selanjutnya, dilarang melaksanakan metode kampanye yang dilanggar selama tiga hari.

Komisioner Divisi Hukum ini lalu mengingatkan Paslon dan parpol pendukung untuk menyampaikan daftar nama petugas kampanye ke KPU dan Bawaslu satu hari sebelum kampanye, dan perijinan yang harus disampaikan ke pihak kepolisian dua hari sebelum kegiatan.

“Kami sudah sosialisasikan PKPU Nomor 13 tahun 2020 ini kepada pasangan calon maupun partai politik Jumat kemarin,” tandasnya.(yos)

Baca Juga :
Data KPU 1.470 Penduduk Kaimana Belum Punya e-KTP