Polisi Bubarkan Demo Sorot Pengumuman Seleksi CPNS 2018 Kaimana

Polisi Bubarkan Demo Sorot Pengumuman Seleksi CPNS 2018 Kaimana
Pembubaran demo pertanyakan pengumuman seleksi CPNS 2018 di Kaimana oleh polisi.

Demo damai belasan orang yang menamakan diri Forum Peduli Anak Kaimana (FPAK) di depan kantor Dewan Adat Kaimana dibubarkan aparat kepolisian, Senin (28/09/2020).

Pantauan papuakini, peserta aksi mulai berkumpul sekira pukul 09.30 WIT. Demikian juga dengan aparat kepolisian dan personil Brimob yang sudah bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan.

Sekira pukul 10.30 WIT mobil pickup yang membawa pengeras suara dan spanduk untuk dipampang tiba di lokasi bersama sejumlah pemuda.

Tak lama kemudian, Subhan Sabuku, koordinator aksi ini mulai berorasi meminta Bupati Kaimana segera mengumumkan hasil CPNS 2018.

“Kami melakukan aksi ini murni dari teman-teman yang mengikuti seleksi CPNS 2018. Kami ingin pertanyakan kepada Bupati kenapa sampai hasil CPNS itu sampai sekarang belum diumumkan,” ujarnya.

Dia heran karena daerah lain di Papua Barat sudah mengumumkan hasil CPNS, sementara Kaimana sampai hari ini belum juga diumumkan, apalagi saat ini sedang berlangsung tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kaimana.

Belum lama berorasi, anggota Polres Kaimana dan Brimob BKO dari Sorong yang ada di lokasi langsung menghentikan aksi ini, lalu membawa koordinator bersama peserta aksi tersebut ke Mapolres Kaimana tanpa ada perlawanan.

Kapolres Kaimana AKBP Iwan P Manurung SIK, melalui Kabag Ops AKP Ferdinandus Mardi kepada pekerja pers mengatakan, surat pemberitahuan terkait aksi ini sudah disampaikan ke pihak kepolisian pada Jumat pekan lalu, tapi ditolak karena kondisi pandemi Covid-19.

“Karena sudah ditolak, maka kita bubarkan,” tegasnya.

Menurut Kabag Ops, kepolisian juga sudah menganjurkan untuk beraudiansi dengan kepala daerah agar menghindari kerumunan, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Mereka dibawa ke Polres hanya untuk memberikan keterangan lanjutan terkait aksi yang dilakukan ini,” jelas Kabag Ops.

Baca Juga :
BKO Pilgub Papua, 30 Personil Polres Kaimana Siap Diberangkatkan
Polisi Bubarkan Demo Sorot Pengumuman Seleksi CPNS 2018 Kaimana
(kiri ke kanan) Ikbal Tanasela, Subhan Sabuku, dan Rettob Rumatela.

Sementara itu, Subhan Sabuku, koordinator aksi demo damai ini usai memberikan keterangan di Polres Kaimana mengatakan, aksi mereka murni aspirasi warga yang ikut seleksi CPNS 2018.

Jadi tidak diboncengi oleh kepentingan pihak manapun, apalagi politik. Kami berdiri untuk menyampaikan kebenaran di atas tanah ini tanpa ada tindakan anarkis,” tegas putra Irarutu ini, didampingi Arifin Rettob Rumatela dan Ikbal Tanasela.

Tanasela menambahkan ada tiga butir tuntutan mereka. Yaitu, meminta Pemkab Kaimana segera mengumumkan hasil CPNS 2018, meminta Kemenpan RB, Mendagri dan BKN menginstruksikan Bupati Kaimana mengumumkan hasil seleksi CPNS, dan mendesak DPRD Kaimana memanggil Bupati Kaimana untuk mempertanggungjawabkan hasil CPNS yang belum diumumkan.(yos)