Kepala Suku Besar Maybrat di Manokwari Marah Kain Timur Diinjak

Kepala Suku Besar Maybrat di Manokwari Marah Kain Timur Diinjak

Kepala Suku Besar Maybrat di Manokwari Marthen Nauw marah karena ada oknum warga yang menginjak kain timur yang merupakan simbol kehormatan bagi masyarakat suku-suku Maybrat.

Dia mengatakan insiden tersebut terjadi dalam kegiatan terkait politik yang sedang terjadi di Manokwari.

“Soal pilihan politik itu hak masing-masing. Tak bisa kami larang, walau secara umum kami suku Maybrat di Manokwari mendukung pasangan HEBO (Hermus Indouw – Edi Budoyo, red),” ungkapnya didampingi sub Kepala Suku Aitinyo, Yusak Kambuaya, sub Kepala Suku Ayamaru Drs Soleman Sikirit, sub Kepala Suku Mare Drs Adrianus Hara, dan perwakilan mahasiswa Maybrat di Manokwari, Yohanis Turot.

Terkait itu, dia menegaskan dukungan orang-orang yang menyatakan sebagai suku besar Maybrat, yang dibarengi penginjakan kain timur itu, merupakan pernyataan pribadi orang-orang tersebut, bukan suku besar Maybrat di Manokwari.

“Kami minta mereka cabut pernyataan mereka yang mengatasnamakan suku Maybrat. Itu pernyataan pribadi mereka. Pilihan pribadi mereka,” ucapnya.

Dia lalu mengatakan akan menyelidiki apakah benar orang-orang yang menginjak kain Timur itu adalah orang dari suku Maybrat atau bukan.

“Kalau masyarakat kami, kami akan tanyakan dan beri penjelasan dan rangkul. Tapi, kalau bukan masyarakat kami, akan ada tindakan lain yang kami ambil, termasuk lapor ke polisi,” tandasnya.(an/dixie)

Baca Juga :
Bupati Manokwari Harap Antusiasme Gowes Jadi Virus Kebaikan