Kasus Pemukulan Oleh Oknum Kepala Kampung di Babo Sudah P21

Kasus Pemukulan Oleh Oknum Kepala Kampung di Babo Sudah P21
Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Marthen Tandi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni menyatakan berkas pemeriksaan atas kasus pemukulan yang dilakukan oknum salah satu kepala Kampung berinisial AF terhadap korbannya Melky, di Babo telah lengkap atau P21.

“Pidana umum di Babo sudah dinyatakan P21. Dalam waktu dekat penyidik Polisi melakukan tahap II,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, Marthen Tandi.

Persidangan selama ini dilakukan di Manokwari, mengingat kabupaten Bintuni hanya memiliki Polres dan Kejaksaan, sedangkan pengadilan belum ada.

Hanya saja, mereka terbantu karena sidang dilakukan secara virtual.

“Yang turun ke Pengadilan hanya jaksa, saksi, dan terdakwa di Bintuni sidang dilakukan secara virtual,” ungkapnya.

Sementara itu, pidana terkait UU Pilkada sampai saat ini belum ada karena baik sebelum mapun saat pelaksanaan kampanye belum ada Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait pidana Pilkada.

“Selama belum ada SPDP kita tidak punya kewenangan. Kalau ada baru kita bisa koordinasi,” tandasnya.(njo)

Baca Juga :
Mahasiswa Jangan Salah Artikan Surat Unipa ke Polres Manokwari