Sesuai Koridor, Serapan Anggaran Covid-19 Bintuni 40 Persen Per Awal September

Kejari Bintuni Kejar Laporan Soal Petrotekno
Kajari Teluk Bintuni Marthen Tandi (kiri) dan Kasi Intel Royal Sihotang.
Serapan anggaran Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni baru mencapai 40 persen per awal September 2020. Ini merupakan laporan yang  diterima Kejaksaan Teluk Bintuni selaku pihak yang mengawasi penggunaan dana kedaruratan itu.
Kepala Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni,  Marthen Tandi mengatakan, tahap pertama Maret 2020, dari pagu anggaran 88.260.000.000, sudah terealisasi Rp 35.290.000.000 juta.
“Baru sekira 40 persen lebih realisasi anggaran. Itu artinya untuk mengeluarkan uang Covid harus memenuhi syarat dan tidak sembarangan,” ujarnya.
Mengingat sejauh ini kasus terus meningkat, maka tidak menutup kemungkinan pagu anggaran dan realisasi penggunaan juga akan bergerak.
Kejaksaan belum melihat arah penyimpangan sejauh pendampingan dilakukan.   Meski di awal-awal sempat terkesan tertutup, lantaran mungkin belum mengetahui fungsi kejaksaan.
“Setelah kita menghampiri dan menjelaskan tugas pendampingan sebagai hal preventif untuk mencegah tindak pidana, akhirnya mereka mengerti. Sejauh ini anggaran masih digunakan sesuai koridornya,” tuturnya.(njo)
Baca Juga :
Bupati Tetapkan Mansel Zona Wajib Masker, Pelanggar Kena Sanksi